Rabu, 27 Mei 2015

kenapa baterai bisa meledak


AWAASSS...
Selama siklus pengisian (charging), atau pada waktu baterai dibebani, atau pada waktu suhu elektrolit-air aki (H2SO4) naik lebih tinggi dari 50 derajat C, maka H2SO4 akan bisa terurai menjadi gas HIDROGEN, lalu gas hidrogen itu terakumulasi di sekitar baterai.
Gas hidrogen memiliki KEMAMPUAN LEDAK yang luar biasa, jika 4 sampai 72 persen hidrogen bercampur dengan udara (oksigen), lalu tersulut oleh percikan api maka akan menimbulkan ledakan yang membahayakan.
Penguapan gas hydrogen akan lebih mudah terjadi apabila sel-sel baterai tidak terendam oleh air aki, oleh karena itu selalu diperiksa batas ketinggian elektrolit pada baterai secara berkala.
Gas Hidrogen tidak bisa terbakar jika tidak ada percikan api: Selama ikatan kabel baterai dikencangkan, kabel-kabel terpasang pada pol aki dipelihara kebersihan dan tersambung dengan baik, maka percikan api tidak ada di sekitar baterai/gas hidrogen, baterai TIDAK AKAN MELEDAK...


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money