Rabu, 27 Mei 2015

INGIN MEMILIKI Scantool?.. BACALAH INI DENGAN TELITI (bagian 2)


INGIN MEMILIKI Scantool?.. BACALAH INI DENGAN TELITI (bagian 2)
Disamping scantool harus mampu mengakses DTC pada rangkaian sensor dan actuator, seharusnya juga bisa menstimulir beberapa actuator seperti seperti IAC, Injektor dll. Secara umum hampir semua scantool saat ini dapat melakukan pekerjaan itu, bila tidak, scantool tersebut perlu dilupakan saja.
Kemampuan menggelar data stream/data list (bila perlu bisa juga ditampilkan dalam bentuk grafik), lebih banyak lebih baik; karena semakin bayak data stream yang ditampilkan, semakin teliti teknisi dalam melakukan diagnosa. Apakah kemampuan mengurai sekian banyak data stream pada kendaraan yang satu, masih bisa ditampilkan pada kendaraan lain? (perlu dilakukan uji coba menyeluruh sebelum mengambil keputusan).
Tidak hanya kemampuan mengakses ECU/PCM saja, selidiki pula; apakah bisa mejelajahi BCM, Radio, A/T, ABS, Climate Control atau semua modul lain yang ada pada kendaraan? (ibaratkan kita surfing di dunia maya), jelajahilah semua sistem pada kendaraan untuk menentukan apakah scantool bisa berkomunikasi sebanyak mungkin dengan perangkat kontrol elektronis (sepanjang perangkat tersebut juga tersedia pada kendaraan). Dengan kata lain, ada generic scantool yang dapat mengakses lebih banyak merek/tipe, tapi informasi yang diakses cukup terbatas, bisa saja menampilkan banyak DTC, tapi sangat pelit dalam memberikan data stream.…
Jika scantool memiliki fungsi eksternal seperti penyetalan gas buang (meski yang paling cocok untuk mengukur gas buang itu adalah gas analyzer), boleh juga dicatat sebagai kelebihan scantool itu, namun kebanyakan scantool hari ini masih sangat terbatas kemampuannya dalam penyetalan emisi dan saat pengapian (hanya untuk beberapa merk/tipe kendaraan saja).
KEMAMPUAN BI-DIRECTIONAL:
Scantool harus mampu berkomunikasi dua arah dengan ECU/PCM mobil. Analogikan dengan telepon, tidak hanya bisa mendengar apa yang dibicarakan oleh lawan bicara, tapi juga bisa menjawab atau berbicara dan didengar pula oleh orang yang ngomong dengan kita. Inilah yang sebaiknya bisa dilakukan oleh scantool, memberikan info tentang keadaan sistem manajemen mesin misalnya, tapi scantool juga dapat memerintah-melakukan pengetesan meskipun masih sangat terbatas pada beberapa komponen/sistem saja.
Melalui kemampuan komunikasi bi-directional, kita dapat mengaktifkan motor ABS, atau membuka dan mengunci sentral doorlocking (bila scantool bisa mengaksesnya), juga sanggup menghidup dan mematikan lampu-lampu yang dikontrol BCM, atau mengeset board computer pada panel instrument, kadang-kadang diperlukan juga pengetesan fungsi kerja IAC, memeriksa injektor, dll. (bersambung lagii...) klik here bag 3

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money