Kamis, 21 Mei 2015

EVAPORATOR KOTOR? LEBIH BAIK NAIK KENDARAAN TANPA A/C

Permukaan/kisi-kisi evaporator yang terus-menerus lembab karena kondensasi kelembaban udara, menjadikannya tempat yang sempurna nyaman untuk kuman, bakteri dan jamur, apa lagi posisi evaporator tidak terkena sinar matahari menyebabkan bakteri tumbuh-kembang cepat berkali lipat dari biasanya.
Tanpa perawatan kontinyu dan tepat, bisa jadi banyaknya bateri di sekitar evaporator tidak kalah dari toilet di rumah kita masing-masing.. Hiiii..
Dari segi teknik, evaporator yang kotor sangat berpengaruh pada kinerja sistem A/C, perubahan wujud refrigerant dari UAP menjadi GAS setelah menyerap panas kabin kendaraa tidak terjadi dengan sempurna, dengan demikian refrigerant yang kembali ke kompressor juga tidak sempurna berwujud gas. Kompressor akan bekerja berat, belum lagi hambatan udara Bower yang terhalang oleh kotoran evaporator.
Mmm.. Anda berharap mendapatkan kenyaman dan udara yang segar di dalam kabin kendaraan dengan A/C?.. Rupanya tiap hari udara penuh bakterilah yang kita hirup tanpa sadar.
Evaporator bersih? ITU MUTLAK. Sebersih tempat peraduan Anda dalam kamar tiap hari…
Bagaimana mendiagnosa EVAPORATOR kotor?

penulis :
JPM Automotive Education Center

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money