Jumat, 14 November 2014

Serial Kewirausahaan Bagian ke 3

Serial Kewirausahaan Bagian ke 3
"LANGKAH MUDAH MENDIRIKAN BENGKEL BAGI MEKANIK"
Assalaamualaikum...
Salam sejahtera sahabat mekanik di seluruh tanah air. Alkhamdulillaah...bahagia sekali dimalam yang syahdu dan romantis ini, saya dapat menyapa sahabat mekanik semua. Semoga kalian selalu dalam limpahan rahmat-NYA, sehat dan berkumpul dengan orang-orang tercinta.
Memenuhi janji saya melanjutkan serial kewirausahaan, pada seminggu yang lalu sudah kita bahas tentang langlah meraih konsumen. Maka pada bagian ini saya akan uraikan lanjutan kemarin yaitu pada sub pokok bahasan :
 SISTEM PENGUATAN MODAL MANDIRI
Adalah suatu sistem penguatan modal dengan memanfaatkan hasil kinerja bengkel yang sudah kita dirikan.
Pada awal kita mendirikan usaha, tentu dalam keadaan compang camping disana-sini, baik prasarana, standart pelayanan konsumen hingga ketersediaan dana cadangan operasional, pasti dengan berbagai cara kita lkukan agar seluruh pekerjaan yang masuk dapat kita tangani dengan keadaan jumlah SDM, fasilitas dan tata ruang usaha yang masih sangat terbatas.
Dan hal pertama yang kita pikir adalah "BAGAIMANA AGAR KITA SEGERA MENDAPAT CASH FLOW / UANG DIAM YANG CUKUP?"
Mari kita sebentar kembali ke langkah awal, bila seluruh rankaian langkah mendirikan usaha telah kita lakukan, tentu lambat laun konsumen semakin mwngenal dan datang pada bengkel kita. Kesalahan terbesar saya saat awal mendirikan bengkel adalah, setiap kali mendapat uang dr hasil servise, uang lebih banyak saya buat untuk hal2 yang tak berguna yang pada akhirnya saya sadari setelah bertemu dengan seseorang yang "merubah mindset dan cara pandang serta pengelolaan usaha"
Hal yang saya lakukan setelah "sadar" adalah, menata satu demi satu sistem keuangan dengan cara mudah tapi sulit....hehehe bingung ya?
Jadi, setiap selesai transksi uang saya bagi mnjadi :
1. Modal awal untuk belanja hari itu
2. Keuntungan service hari itu, dari jasa dan spare part.
Uang no 1 saya simpan untuk modal besok hari, uang nmer dua saya bagi untuk :
1. Disimpan buat bayar karyawan
2. Disimpan untuk operasional rumah tangga/kebutuhan dapur/sembako
3. Disimpan untuk penambahan modal besok. Untuk tahap ini saya belum berhitung tentang menabung.
Lalu, dimanakah letak konsep penguatan modal yang saya maksud?
Ok... Thats great...good question guys !
Dalam satu hari, kita harus berhitung tentang berapa uang yang harus kita keluarkan untuk total operasional? Mulai dari :
- gaji karyawan
- belanja sabun, listrik, air(PAM), amplas, mkan karyawan,
- biaya belanja spare part, ini jumlahnya tidak dibatasi. Ini pentingnya kita punya chanel toko, saat uang belanja tidak mencukupi untuk menutup belanja spare part hari itu, maka kita bisa lebih dulu belanja dengan uang yang ada, dan ditambah hutang.
Ini harus hati2 sekali, bila mobil sudah selesai dan uang service sudah diterima, segera lunasi utang spare part tadi. Ingat, uang sangat nurut dan flexsibel...bila tak segera dibayarkan..sudah pasti akan terpakai untuk hal lain dan mengesampingkan hutang kita. Ini mengancam keberlanjutan usaha kita karena akan membelit diri kita sendiri dalam kubangan hutang.. . serta kepercayaan toko rekanan lenyap.
Untuk meminimalkan resiko hutang buat aturan DP bagi konsumen untuk estimasi pekerjaan diatas satu juta agar kita lbih longgar berpikir.
Banyak sekali cerita bengkel pemula sulit berkembang hany karena salah mengatur pada bagian ini...hati-hati!
Sekali terpeleset tidak dipercaya toko...akan sulit bangkit!
Langkah selanjutnya dalam penguatan modal mandiri adalah setiap kali transaksi dan ada sisa uang setelah dibagi tiga hal diatas maka cobalah mencari teman2 sales barang2 fast moving seperti : platina, kondensor, aneka busi, filter udara, filter bensin, kampas rem, v-belt, lampu-lampu, oli., wiper blade.dll.

Mari berhitung, bila kita ambil filter udara kijang 7K merek Denso 55 rb ditoko, maka kita bisa ambil di sales 45 rb, lalu kita jual umpama 65 maka keuntungan beli pada sales dua kali lipat dr beli di toko, sales sekarang karena dikejar sistem target, kita beli lima item saja dilayani.
Andai kita satu kali tune up kita ganti oli (prima xp 165 rb) filter bensin 30 rb, filter udara 65rb, busi 4 biji 80 rb, dan jasa 200 maka kita sdh bisa hitung totalnya....lalu dikurangi modal spare part maka akan ketemu hasil jasa plus keuntungan spare part.
Banyak kan...iya dong! Eits...api ingat..ini uang panas hehe...disini letaknya konsep penguatan modal mandiri kita mulai.
MENGUMPULKAN KEUNTUNGAN PENJUALAN SPARE PART UNTUK BELANJA SPARE PART LAGI maka dati waktu ke waktu tanpa terasa cadangan part kita bertambah.
Pada masa awal membangun usaha...memang kita harus berani puasa, mengekang segala keinginan belanja yang sifatnya hanya sekunder/pemenuhan life style.
Hidup apa adanya dulu...karena itulah proses indah kita menuju cita-cita kita untuk memiliki bengkel yang yahud dan recomended.
Langkah twrakhir dari sistem penguatan modal ini adalah.
PENAWARAN SERVIS TAMBAHAN.
Apa lagi itu...? Hehehe...ini dia.
Pernahkan kita ada.mobil datang minta ganti oli, lalu kita layani dengan penuh keramahan, setelah selesai ganti oli mobil pergi setelah membayar.
Adakah yang salah disitu...? Couse not!
Tentu tidak! Lantas...?
Saat kita mengganti oli, lakukan pengecekan general.pada mobil tersebut, mulai:
- air accu
- air radiator
- oli power steering
- oli master rem/kopling
- Wiper blade
- Intip kampas rem cakram
- cek semua lampu-lampu
Nah...ambil ballpoint lalu catat, dr semua pengecekan itu pasti akan ditemukan gejala abnormal mulai dr lampu buram/mati, oli p/s, oli rem/kopling kedaluarsa, air accu habis...syukurw kampas rem habis.
Kalo sudah dicatat..temui konsumen...sampaikan bahwa selain oli mesin ada beberapa hal lain yang perlu pembenahan.
Ajak konsumen untuk melihat dan terangkan dengan detail tentang akibat kelalaian perawatan pada halw yang sudah kita catat tersebut tanpa ada kesan memaksa.
Pada masa konsumen cerdas seperti sekarang, hal ini bukan hal yang tabu, justru ditengah kesibukan bisnis mereka, akan sangat senang bila mobil beliau kita perhatikan aedwmikian rupa. Mobil jadi aman...perjalanan menjadi nyaman...asal jangan...bawa janda sebelah hehehe!
Nha...dari persetujuan.konsumen untuk mengikuti anjuran penambahan servis inilah konsep penguatan modal mandiri dapat berlangsung.
Hilangkan pemikiran "apa mereka mau?"
Coba dulu baru akan tahu hasilnya...bagaimana kita tahu beliau menolak sedang belum kamu mencoba...iya kan?
Sahabat mekanik, sampai disini dulu pembahasan tahab ini...insya ALLOH pada Jumat depan akan kita bahas lagi tentang : Akselerasi/percepatan usaha, Manajerial sistem keuangan (leaning sistem), pengembangan dan inovasi, swrta kebiasaan remeh mekanik yang mnghancurkan usaha.
Boleh saja kita sesumbar sebagai mekanik paling yahud...namun hanya mekanik yang memiliki visi tumbuh kedepanlah yang akan menjadi pembeda!
Mampu menyeimbangkan antara kebutuhan dan operasional.
Bravo Mekanik Indonesia, bravo AMBINDO, bravo FKMOI....
Big thanks for Bang Joko EndarwantoOtosolusi BmsSony ChonTato SulistyoMas Poer, mohon masukannya demi kemajuan bersama. Selamat malam...I love You all!.

penulis :
salah satu member grup mekanik fkmoi
dan beliau juga pemilik dari bengkel perbaikan dan perawatan mobil '' MODENA '' di JOGJAKARTA 




Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money