Senin, 10 November 2014

LANGKAH MUDAH MENDIRIKAN BENGKEL BAGI MEKANIK BAGIAN 1

Serial Kewirausahaan : Bag. 1
"LANGKAH MUDAH MENDIRIKAN BENGKEL 
BAGI MEKANIK"

Assalaamualaikum
Salam sejahtera sobat-sobat teknisi di seluruh Indonesia. Semoga kabar sehat selalu atas kalian. Memenuhi janji saya untuk memaparkan kiat-kiat mudah dalam mendirikan usaha bengkel mandiri bagi mekanik, maka mulai hari ini saya akan paparkan berbagai kiat dan sistematika mendirikan usaha bengkel mandiri yang mampu berkembang dan kompetitif, sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih atas masukan, dorongan dan juga harapan dari rekan mekanik semua baik lewat komentar di FKMOI, inbox dan bbm. Bahagia sekali ternyata animo untuk mandiri sangatlah besar, dan ini menmbah semangat saya untuk terus menyuarakan semangat kewirausahaan dibidang yang saya mampu sejauh yang saya bisa.
Tentu saya juga belum sukses, namun saya telah berusaha keras menempuh setiap langkah usaha dengan terus belajar demi peningkatan usaha agar lebih maju lagi dari waktu ke waktu dengan melakukan banyak langkah inovasi. Dan dari semua langkah ini hanya bermuara pada satu harapan : mampu melayani konsumen dengan baik dan konsumen merasa puas atas layanan kita!.
Melihat bengkel yang sudah mapan dan beroperasi secara berkesinambungn, tentu memacu keingin tahuan kita sehingga timbul pertanyaan," Bagaimana ya mengawali sebuah usaha memiliki bengkel sendiri ?"
Sejatinya, membuat bengkel itu mudah. Asal ada SDM /sumber daya manusia, tempat/lokasi usaha, fasilitas penunjang....jalan deh!.
Tapi...itu tidaklah cukup. Pernahkah sobat-² mekanik melihat bengkel yang sudah cukup lama berdiri, namun keadaannya tidak bertambah maju baik dari fasilitas penunjang, kondisi bangunan usaha dan SDMnya ? Tentu pernah, dan sudah barang tentu bukan seperti itu tujuan kita mandiri.
Tapi, kita ingin membangun sebuah bengkel yang bisa mengalami kemajuan waktu demi waktu baik dari fasilitas penunjang, kondisi tempat kerja, dan jumlah pelanggan.
Untuk mencapai semua itu maka diperlukan langkah yang jitu dengan pemikiran brilian. Yaitu dengan langkah" Menggabungkan antara skill individu yang senantiasa terbuka (mau mempelajari) dengan segala bentuk tehnologi baru terkait dan manajerial sistem usaha yang tepat !"
Dari pengalaman dan pengamatan saya, bahwa skill tehnik yang mumpuni itu mutlak, karena itu modal utama kita, namun mnajerial/ pengaturan sistem usaha yang andal itu yang akan menjadi pembeda. Manajerial : dalam bahasa sederhana adalah mengatur sistem keuangan usaha agar sistem operasional dapat berjalan dengan lancar dan seimbang, sehingga dalam keadaan usaha ramai maupun sepi, usaha tetap bisa berjalan dengan baik.
Dibawah ini, saya paparkan beberapa langkah yang ditempuh untuk mendirikan sebuah usaha :
1) Sumber Daya Manusia (SDM)
2) Peralatan / fasilitas Pendukung
3) Lokasi / tempat usaha
4) Sasaran pangsa pasar / konsumen
5) Pengembangan usaha.
1) SUMBER DAYA ALAM (SDM)



Adalah faktor terpenting dari sebuah usaha bengkel. Berawal dari kemampuan tehnik memperbaiki mobil inilah, yang memicu keinginan untuk melakukan sebuah langkah maju membangun sbuah usaha mandiri dngan tujuan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi.
Ketika keinginan untuk mandiri itu muncul, tentu diri kita sadar bahwa membangun sebuah usaha adalah memiliki konsekwensi yang lebih besar yaitu harus mampu mengelola usaha dengan baik, dengan mampu menyeimbangkan sistem keuangan baik gaji karyawan, biaya operasional usaha (listrik, air, telpon, amplas, bensin transport, belanja oli, suku cadang dan makan serta menjaga kelancaran proses pelayanan perbaikan agar dpt berjalan maksimal.
Untuk hal ini, memerlukan 3 langkah :
a) Meningkatkan kemampuan tehnik baik yang berkaitan dengan mekanisme mesin maupun electrical system. Mengapa ? Karena, saat mandiri berarti seluruh beban analisa, penanganan servis dan after service otomatis kita pikul sendiri.
Apalagi dewasa ini sistem electrical mengalami kemajuan pesat dari waktu ke waktu, tentu ini menuntut kita untuk belajar lebih dan lebih agar mampu menangani permasalahan pada sistem fitur electricalnya. Selain itu, kita bisa menempuh langkah kemitraan dengan tehnisi yang memiliki kemampuan spesialisasi electrical system, sehingga kita bisa meminta bantuan rekanan untuk menyelesaikan pekerjaan kita tentu dengan etika yang santun, misal memenuhi jasa rekanan kita sesuai dengan kesepakatan. Ini langkah solutif yang efesien karena bisa memperingan pikiran kita pada beban kerja
b) Memaksa diri untuk mempelajari sistem manajemen keuangan dasar, ini sangat diperlukan untuk membuat kita mampu menyeimbangkan antara pemenuhan kebutuhan operasional usaha yang td saya sebut diatas dan juga mampu melakukan upaya peningkatan fasilitas usaha/membeli peralatan penunjang dan serta tetap bisa menabung.
Silahkan Anda belajar dari para pemilik bengkel yang sudah mapan tentang bagaimana melakukan langkah manajemen usaha agar efisiens atau juga bisa dengan membeli buku tentang sistem manajemen dasar usaha yang banyak beredar di toko-toko buku.
c) Belajar komunikasi, ini hal yang sering diabaikan para pebengkel, bahwa kemampuan olah kata dalam berkomunikasi saat menerima dan menyampaikan masalah tehnik perbaikan kepada konsumen, ini sangat diperlukan. Karena hanya dengan komunikasi yang baik dan santun maka konsumen dapat menangkap maksud prosedur langkah perbaikan pada mobilnya. Konsumen merasa nyaman dan sudah barang tentu meningkatkan rasa kepercayaan konsumen terhadap usaha kita. Ajiiib kan hehehe?!
2. PERALATAN KERJA / FASILITAS PENDUKUNG
Ini selalu menjadi permasalahan klasik bagi para mekanik untuk melangkah mandiri. Persiapan untuk mandiri perlu waktu yang tidak singkat, selain kesiapan mental juga kesiapan alat. Saya, ketika telah terbersit keinginan mandiri maka jauh2 sebelumnya saya telah memaksa diri menabung alat. Dari gaji yang saya dapat, selalu saya paksa untuk menyisihkan guna membeli peralatan kerja, saya memulai denga kunci ring satu set, lalu menyusul kuncinpas ribg, kunci sok (jni beli bijian mengingatvkalo satu set ckp mahal dulu saya beli yang srg dipake ukuran 10, 12, 14, 17, 21,22,24), tang-tang, obeng-obeng, kunci busi dll...selama dua tahun saya bisa membeli alat2 tersebut stiap bulan.
Jangan terlalu pusing dengan masalah alat pendukung canggih semacam scanner dlsb. Karena, saya sampai hari ini juga scanner masih patungan dengan kakak kandungku. Mengingat harganya mahal dan kebutuhan fasilitas pendukung lain masih butuh perhatian. Nanti seiring berjalannya waktu, semua akan dapat terbeli bila sistem manajerial keuangan bisa berjalan sehat.
Pada artikel mendatang akan saya paparkan juga bagaimana strategi daya ungkit usaha sebelum kita memiliki alat2 canggih. Ingat, saya memulai usaha hanya denga beberapa set alat pendukung dan dalam waktu 5 tahn usahaku insya ALLOH aset yang terkumpul saat ini sdh cukup andai untuk untuk mengganti 1 unit pajero. Tapi setalah itu saya tdk bisa kerja lagi karena aset sdh ditukar Pajero hehehe. Memang belum seberapa ya? Namun progresnya mengalami peningkatan signifikan mulai dari fasilitas kerja, fasilitas tempat, ketersediaan oli dan suku cadang. Semoga Anda bisa lbh hematblagi shgga bisa mmperoleh cicilan alat yang lebih banyak juga sekalian bisa nabung buat modal awal usaha.
3) LOKASI USAHA
Ini menjadi salah satu hal yang paling memusingkan para mekanik, mudah bagi yang kebetulan memiliki lahan warisan dijalur2 produktif/ tengah kota/pinggir kota. Bagi perantau yang tidak memiliki lahan maka kontrak menjadi solusi terhebat. Meningkatnya ekonomi dalam waktu belakangan ini telah memicu peningkatan harga beli tanah dan ininotomatis berimbas pada meningkatnya harga kontrak.
Untuk lokasi ideal sebuah usaha memang di pinggiran kota, dg asumsi lebih mudah untuk test drive juga belanja spare part tdk terlalu jauh. Bila mendapati lokasi yang ideal jagn ragu ambil saja, minimal bisa muat mobil 4 sd 6 unit itu sudah sangat bagus. Lakukan kontrak minimal 5 tahun, syukur 10 tahun. Ini karena kita masih perlu membangun tempat usaha yang juga perlu dihitung sebagai modal awal yang perlu target pengembalian modal.
4) PANGSA PASAR/SASARAN KONSUMEN
Ini erat kaitannya dengan lokasi usaha, diera modernisasi seperti sekarang ini, sangat prospektif bila kita bisa mendirikan usaha di sekitar perkantoran, industri atau perumahan atau pinggir jalan yang lalu lintasnya padat namun lambat/perempatan/lampu trafict.
Dengan asumsi, bengkel kita akan lebih mudah menangkap konsumen dari sekitar lokasi kita usaha. Sehingga usaha akan lebih cepat berjalan normal.
Namun bila terpaksan agak jauh ke dalam, maka usahakan lokasi mudah dijangkau dengan akses jalan yang memadai utamanya saat stooring tetap bisa masuk. Ini memaksa kita mengeluarkan biaya lebih untuk publikasi agar lebih cepat dikenal.
5) PENGEMBANGAN USAHA
Ini langkah pamungkas yang tidak semua mekanik mandiri mampu melakukannya. Untuk itu ikuti terus langkah pengembangan usaha ini pada artikel mendatang. Silahkan kaji dan pelajari naskah diatas. Tentu banyak kekurangan disana sini untuk itu kami mohin saran dan masukan dari para senior kita demi kemajuan bersama.
Salam hormat untuk admin FKMOI mas Joko Endarwanto, juga para dewan pembina AMBINDO bang Otosolusi Bms, kang Asep Mc Gyver, om Tato Sulistyo, om Sony Chon, Mas Poer, dll.
Salam penuh cinta untuk perubahan...
Bravo mekanik Indonesia....bersatu kita bisa!...

penulis :
Khozin Natul Asror Sidiq
salah satu member grup mekanik fkmoi
ditulis @ 31 Oktober pukul 14:18 dan beliau juga pemilik dari bengkel perbaikan dan perawatan mobil '' MODENA ''
di JOGJAKARTA




baca juga serial kewirausaha serial 1 sd 10 di bawah ini 
  1. serial kewirausaha serial 1
  2. serial kewirausaha serial 2
  3. serial kewirausaha serial 3
  4. serial kewirausaha serial 4
  5. serial kewirausaha serial 5
  6. serial kewirausaha serial 6
  7. serial kewirausaha serial 7
  8. serial kewirausaha serial 8
  9. serial kewirausaha serial 9
  10. serial kewirausaha serial 10

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money