Minggu, 23 November 2014

"CARA MUDAH MEMBANGUN BENGKEL BAGI MEKANIK" BAGIAN 4

Serial Kewirausahaan Bag. 4.
""CARA MUDAH MEMBANGUN BENGKEL BAGI MEKANIK"

Assalaamu'alaikum
Salam sejahtera sahabat mekanik seluruh Insonesia. Alkhamdulillaah dalam hangat sinar mentari pagi ini, ALLOH perkenankan saya memenuhi janjiku menjumpai sahabat mekanik untuk melanjutkan uraian langkah-langkah mmbangun usaha dengan cara sederhana.
Dan kita akan masuk pada bagian yang cukup krusial, yaitu:
 TATA KELOLA SISTEM KEUANGAN DAN OPERASIONAL
Dalam mengelola usaha, faktor pengelolaan keuangan akan sangat menentukan kelangsungan usaha. Boleh saja kita mengaku sebagai mekanik brilian dg pnguasaan teori tehnik mumpuni, namun tanpa didukung kemampuan mengelola sistem keuangan yang baik, maka usaha yang kita rintis hanya jalan ditempat...bahkan mundur untuk kemudian berhenti beroperasi.
Inti dari sistem ini adalah tata cara pengelolaan keuangan yang sehat dan berimbang sehingga ketersediaan uang operasional usaha dapat senantiasa terjaga. Sehingga perputaran usaha dapat berjalan dengan normal dan lancar.
Apa saja sih hal-hal yang harus dilakukan oleh kita dalam hal ini. Sesungguhnya ilmu tata kelola ini sangat sederhana, namun karena sifat uang yang fleksibel inilah yang sering membuat kita lalai tanpa sadar melakukan tindakan yang sesungguhnya mengancam kesehatan keuangan. Yuk, kita coba ulas dengan cara sederhana, versi mekanik merintis mandiri.
A. LEANING SYSTEM
Adalah sistem pengetatan pengeluaran operasional. Dalam setiap hari kita hitung berapa target pendapatan kita agar kita bisa mendapat untung? Dua atau tiga mobil tune up ?. Lalu kita jumlah uang yang kita dapat dari semua pekerjaan hari itu. Umpamanya ketiga mobil kita ilustrasikan dengan Avanza ganti busi 4 biji, filter udara, filter bensin oli 10/40 dan jasa total 800rb X 2 mobil = 1jt 600rb. Lalu dikurangi belanja 8 busi, 2 flter udara, 2 filter bensin, dan dua galon oli 10/40 mungkin kita dapat dr jasa dan keuntubgan part 600rb(ini hanya ilustrasi, karena masing2 daerah kalkulasinya berbeda-beda).
Dari 600 rb ini akan kita hitung lagi biaya operasional dalam sehari ini :
- uang makan
- beli bbm (transport belanja alat)
- beli amplas, sabun, air, listrik dan pulsa dll
- gaji karyawan (satu orang)
- rokok, kopi janda sebelah apalagi jack daniel gak ikut perhitungan hihihi
Dari biaya beberapa item diatas maka kita akan memperoleh gambaran yang valid dalam sehari itu. Kita ambil saja kita dapat 250 rb sampai 300rb. Ini uang bersih yang kita terima hari ini. Simpan ditempat yang aman. Dan uang pembelian modal dasar spare part yang sejuta td kita masukkan laci untuk kita gunakan esok hari.
Nha...LEAN SYSTEM adalah konsep yang dipakai dihampir seluruh perusahaan besar maupun kecil, yang diperkenalkan sejak adanya krisis moneter, yaitu sistem yang meminimalkan biaya operasional agar bisa lebih banyak uang tersisa yang bisa disimpan.
Bagi rintisan bengkel adalah, lakukan pembelian alat bantu yang sering digunakan dg porsi besar dibanding dg beli eceran agar tidak membebani anggaran. Contoh, sabjn beli yang emberan, amplas beli yang satu pak dg minta beberapa ukuran kasar halusnya. Dan spare part fast moving pendukung.
Nampaknya sepele, namun mari berhitung sederhana, tiap hari beli amplas satu lembar 3000X 26 hari=78 rb, sabun 5000 X 26 hari =130 rb.
Untuk satu bulan saya hanya perlu 2 ember sabun sedang dg harga 26rbX2 ember = 52 rb disini kita bisa hemat 78rb, Amplas beli satu pak isi 100 lmbar 150rb bisa untuk 3 bulan, 150rb : 3 bln = 50rb disini kita bisa hemat 28 rb.
Dan tentu kebutuhan operasional kita bukan hanya pada dua hal td tp masih banyak lagi yang lain, namun pointnya adalah, dari setiap penghematan-penghematan kecil yang kita lakukan inilah kita bisa mendapat tambahan dana yang bisa disimpan.
Ingat, pekerjaan kita adalah dr membukan mur baut satu persatu...dan menjadi begitu banyak saat turun mesin. Intinya bahwa dari pengumpulan penghematan2 kecil ini nanti kita akan bisa mendapat penguatan modal usaha dalm waktu yang lebih cepat.
No big without small....agree?
B. MAXIMALY SAVING
Adalah konsep memaksimalkan penyisihan keuntungan dengan menekan biaya keseharian kita dan memperhitungkan rata-rata pendapatan harian.
Bagaimana caranya ? Lets see...
Dalam satu tahun ada 12 bulan, pasti kita akan mengalami namanya fluktuasi atau naik turunnya grafik servis.
Dari pengalaman saya, mungkin juga kawan yang lain, bahwa dari 12 bulan itu akan ada perbedaan grafik servise. Ini sangat terpengaruhi kondisi komunal sosial kita. Ambil contoh, mendekati idul fitri adalah puncak servise dimana kita bisa mendapatkan keuntungan berlwbih, dlm masa merintis selagi shat jgan sungkan untuk menyanggupi pekerjaan lembur, bila mungkin dilakukan sendiri, lakukan. Demi mengejar percepatan penguatan modal! Bila mesto ada pembantu, rundingkan dengar anggota dg perhitungan yang adil (tmbahan gaji lembur), saya dalm dua tahun pertama hampir tiap hari lembur. Dengan begitu kita bisa memaksimalkan keuntungan yang berarti akan dapat lebih banyak yang kita simpan.
Dan dalam satu tahun itu ada tiga fase, yaitu :
- Rame...ini saat tepat untuk menggenjot produksi dan perbanyak saving.
- Standart...dimana hasil pekerjaan cukup untuk biaya total operasional usaha, bila memungkinkan bisa menyisihkan itu hebat! Namun bila tidak its okey...semua juga mengalaminya bahkan bengkel besar sekalipun.
- Sepi....ini saat dimana terkadang kita cenderung was-was andai hasil tidak cukup menutup biaya operasional...namun ini asti terjadi, periode seperti ini bila di Jogja sebagai pusat kota pelajar maka periode pendaftaran masuk TK, SD, SMP, SMU/K, PERGURUAN TINGGI adalah fase dimana kmi harus bisa mengendalikan dan pengaturan sistem keuangan ekstra ketat agar tidak sampai jebol.
Dalam kontek sederhan, bila kondisi terburuk terjadi, dimana operasional over load/ pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Maka kita melakukan sekenario yang dalam manajemen MODENA SERVICE CAR saya sebut COST SUBTITUSION, yaitu dana yang kita simpan maksimal pada saat puncak rame servis itu kita ambil untuk menutup kekurangan over load tadi.
Nah..dari semua rangkaian skenario operasional tadi akan ketwmu sebuah rumus sederhana, yaitu : bila seluruh biaya operasional usaha sudah tertutupi dan kita masih bisa menyisakan dana tabungan di Bank, itulah yang disebut HASIL USAHA KITA...dan kelak seiring berjalannya waktu, kesulitan kesulitan pengelolaan keuangan ini akan mampu teratasi dengan sendirinya asal anda mentaati rule yang telah saya uraikan diatas.
Dan yerakhir..pada bagian ini mari kita bahas bab berikutnya.
C. LIBATKAN KELUARGA
Nha bingung kan, yuk kita cek...
Kita sering dengar istilah ini, :
DIBALIK LAKI-LAKI SUKSES, ADALAH WANITA DIBELAKANGNYA!
Sungguh, ini ungkpan brilian yang terkadang tidak kita perhatikan.
Sepandai-pandainya kita mengelola keuangan usaha, tanpa dukungan dari belahan jiwa maka akan percuma.
Pesan saya buat yang masih bujang, saat mencari pendamping, perhatikan i'tikad calon pada uang. Kata om Pardison Son bila wanita ijo matanya dengan uang, belum-belum sudah minta stada triton, maka wanita jenis ini wajib dibina...........sakan!
Dan segera berlari mencari ganti...asal jangan janda sebelah...ribet! Banyak yang ngincer....!
Ini lepas dr segala teori manajerial, namun erat kaitannya dengan kelangsungan usaha.
Bicarakan dengan pasangan kita, bahwa saat ini kita sedang dalam masa-masa menata usaha demi menyambut hari depan yang lebih indah, membangun pondasi yang kokoh hingga saat tua nanti kita bisa merasakan jerih payahnya.
Apa saja hal yang perlu dirundingkan...?
Katakan pada istri bahwa kita butuh sekali dukungan dia untuk mewujudkan kelangsungan usaha dengan membantu kita lewat cara banyak berhemat :
a. Masak yang sederhana asal sehat dan terpenuhi kandungan gizinya
b. Beri pengertian pada sikecil agar tidak mudah terengaruh pada iklan2 makanan, aksesoris, dan mainan yang tentu sangat menguras isi kantong.
Dulu saat Israel sibuk menyerang Palestina, ada daftar2 makann fastfood yang dii dikasikan menjadi donatur perang Zionis, maka saya katakan "Nak, kamu suka Mc D ya....? "Iya ayah!" " Kamu tahu gak sayang, bahwa setiap kamu beli Mc D itu sebagian duitnya dibuat beli peluru yng menjadi alat buat membunuh teman2mu di Palestina?"
Tiba2 mata anakku terbelalak dan berkaca-kaca, lalu memelukku dan bilang, "Ayah...Ghibran gak mau beli Mc D lagi!"...
Dan matakupun basah, Thanks God!
Dan sampai saat ini tiap lewat Mc D Jombor, buah hatiku sdh acuh!
c. Tantang diri kita untuk tidak mudah terpengaruh beli ini itu, gonta ganti hape, sepeda, motor, baju, celana, dan hal2 sepele lainnya.
Memang dalam pergaulan selalu saja gaya hidup yang sangat mempengaruhi, namun bila kita komitmen untuk maju maka kita tak akan terengaruh.
Dulu, diantara komunitas bengkel seangkatan, saya sering diledek sebagai tidak gaul!
Namun dg keyakinan tinggi aku pegang teguh komitmen itu. Hingga dalam 2 tahun masa rintisanku sudah mulai mampu berjalan stabil dengan dibantu 2 orang karyawan yang sudah kugaji rutin.
d. Hindari hunting kuliner2 mahal semisal makanan khas, seafood, dll karena itu selain mengancam kesehatan tubuh kita juga mengancam kantong kita.
Bayangkan untuk makan di Jimbaran misalnya, tiga orang harus keluar 500 rb...itu jumlah yang bisa untuk kita sekeluarga makan 10 hari.
Jadi, darisemua rangkaian diatas adalah, bahwa kemampuan kita berhemat dengan melibatkan diri kita, operasional usaha, operasional keluarga, itu yng akan membawa pada angin perubahan. Ingat, jangan malu dikatakan pelit, sebab setuju atau tidak...saat kita terlilit masalah, yangbmerasakan kita bukan orang lain.
Akhir kata, terus berkarya sobat, jangan takut tantangan, karena sejatinya kemampuan kita melewati tantangan dan menyelesaikannya adalah tabungan mental kita yang akan semaki terasah....sehingga kelak kita akan lahir sebagai intreprenaurship perbengkelan yang handal. Selamat berjuang sobat...salam penuh cinta dan doa terindah untuk kalian.
Sisakan sedikit untuk berderma agar kita tahu makna syukur.
Great thanks for admin FKMOI kakakku yang hebat mas Joko Endarwanto
My teachers in AMBINDO bang Otosolusi Bms, akang Asep Mc Gyverasep, om Sony Chon, om Tato Sulistyo , Mas Poer,
Salam hormat dari Jogja.
Bravo FKMOI

Bravo AMBINDO
Bravo Mekanik Indonesia.

penulis :

salah satu member grup mekanik fkmoi

dan beliau juga pemilik dari 
bengkel perbaikan dan perawatan mobil '' MODENA ''

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money