Jumat, 11 April 2014

Cara memanaskan mesin injeksi/ efi


Kendaraan modern saat ini memang dirancang minim perawatan. Tapi kita juga harus memperhatikan beberapa aspek utamanya dalam pemanasan saat mesin dalam keadaan dingin rata rata orang memanaskan mesin masih menggunakan cara lama Kebiasaan yang masih belum bisa ditinggalkan oleh pemilik mobil hingga saat ini adalah memanaskan mesin sebelum
berangkat, terutama sebelum berangkat di pagi hari atau mesin
dalam keadaan dingin. Banyak alasan yang melatarbelakangi perilaku tersebut, diantaranya
adalah agar mesin mencapai suhu kerja ideal sebelum mobil siap
dikemudikan, agar oli bisa bersirkulasi dengan baik ke seluruh bagian
mesin dan untuk tujuan kelistrikan.Perlukah 'budaya' tersebut dipertahankan hingga sekarang? Pada zaman dulu, terutama sebelum tahun '90-an, teknologi mesin mobil
belum secanggih dan sepresisi sekarang. Celah antar komponen masih
cukup lebar dan material penyusun pun masih sederhana. Saat itu
pemanasan mesin diperlukan agar komponen-komponen memuai dan
berada di bentuk yang ideal, agar kinerja mesin bisa optimal.
Begitupun dengan oli yang digunakan oleh mesin-mesin modern yang
lebih encer, sehingga memudahkan distribusi pelumas secara merata
dalam waktu singkat. Sistem kelistrikan mesin mobil saat ini juga
makin disempurnakan. Untuk mesin-mesin lama, komponen kelistrikan
seperti alternator, regulator, dan aki membutuhkan pemanasan mesin
terlebih dahulu untuk memproduksi dan menyimpan listrik.
Dari penjelasan di atas cukup memberikan alasan bahwa pemanasan
mesin sudah tak relevan lagi di zaman sekarang ini. Namun demikian,
masih ada beberapa fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa
pemanasan mesin terkadang masih diperlukan agar kinerja mesin lebih
stabil. Dan jika hal ini terjadi maka sebaiknya para pemilik mobil
mulai melakukan maintenance kendaraan secara rutin.
So, jika Anda masih ingin mempertahankan 'tradisi' memanaskan mobil
selama bermenit-menit, walau mobil Anda tergolong supercanggih, hal
itu sah-sah saja. Ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa
efek negatif yang ditimbulkan oleh 'tradisi' pemanasan mobil. Mesin
berputar dalam keadaan diam adalah sebuah tindakan pemborosan.
Semakin lama mesin dipanaskan, maka semakin besar pula kerugian
yang dihasilkan akibat pemborosan BBM dan juga waktu. Selain itu,
pemanasan mobil akan menebar polutan di lingkungan sekitar, apalagi
jika dilakukan dalam ruangan yang tertutup seperti garasi. Sangat
membahayakan bukan?
Pemanasan mesin yang terlalu lama akan menimbulkan dampak yang
negatif, yaitu boros bahan bakar karena terbakar percuma,
lingkungan rumah menjadi tercemar oleh gas buang, dan mesin mobil
cepat timbul kerak akibat campuran udara dan bensin pada mesin
mobil.
Ada beberapa langkah yang benar menghidupkan dan memanaskan
mesin EFI pada mobil kesayangan anda :
Pastikan posisi transmisi dalam keadaan netral, hidupkan mesin tanpa
menekan pedal gas sama sekali.
Biarkan sampai putaran mesin menurun sekitar 5 – 10 detik semenjak
mesin dihidupkan.
Jalankan mobil secara perlahan-lahan dengan kecepatan normal
(putaran mesin berkisar 2000 – 3000 rpm).
Mesin EFI pada mobil tetap memerlukan pemanasan, namun langkah
yang benar adalah tidak melakukan pemanasan secara stasioner (diam
di tempat), dan jangan panaskan mesin terlalu lama.
                  
             by proo speed. Owners di bengkel zhumpallabbu. Segeri pangkep.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money