Senin, 23 Oktober 2017

Anjangsana perbengkelan : manajemen .......apaan tuh


Anjangsana perbengkelan :
" ANDA PUAS....KAMI LEMAS...!"
Sobat mekanik...
Di seluruh Indonesia..
Semoga kabar sehat sekeluarga...
Musim hujan telah datang lebih awal...
Jangan lupa untuk membersihkan rumah
Juga area kerja kita dari kaleng kaleng bekas...
Yang mungkinkah menjadi tempat berkembang biak nyamuk dengue !
Hidup bersih..hidup sehat..keluarga bahagia...!
Sobat mekanik Indonesia...!
Dalam dunia bisnis jasa seperti kita...
Pelayanan adalah yang utama...
Berbagai training diikuti untuk mendapatkan ilmu bagaimana melayani dengan baik..!
Pada perusahaan perusahaan jasa skala besar
Layanan prima adalah menjadi senjata andalan.
Semua lini dalam lingkup usaha itu, di training secara berkelanjutan.
Semua ditempuh demi untuk bisa memberikan sebuah kepuasan kepada pelanggan.
Dengan kemampuan perusahaan memberikan kepuasan kepada pelanggan maka perusahaan berharap usaha itu bisa maju, tumbuh dan berkelanjutan
Hampir semua perusahaan perusahaan jasa skala besar mengusung tag line yang bernada customer minded.
Bahkan ASTRA sebagai salah satu produsen mobil nomer satu di negara kita...
Menempatkan costumer satisfaction dalam misi service excellence mereka....
Tentu...dalam skala kecil, kita sebagai penyedia jasa layanan servis mobil
Tentu juga harus menerapkan sistem service excellence dalam standart operational prosedure
Untuk mampu mempertahankan pelanggan secara berkesinambungan.
Lantas.....?
Bagaimanakah sebenarnya sebuah kepuasan pelanggan itu bisa diberikan oleh sebuah bengkel.
Dalam penelitian saya pribadi selama beberapa kali melakukan studi banding ke berbagai dealer maupun bengkel bengkel skala besar...
Saya mendapatkan sebuah kesimpulan bahwa untuk bisa mempertahankan sebuah usaha jasa yang berkelanjutan ...
Maka perusahaan jasa tersebut wajib memiliki tiga kategori kepuasan yang saya sebut dengan segitiga kebahagiaan atau :
               "TRIANGLE HAPPYNESS"
Yaitu,sebuah kebahagiaan yang meliputi :
1. Kepuasan pelanggan
2. Kesejahteraan karyawan
3. Kebahagiaan pemilik usaha.
Mari coba kita telaah kaitan dari segitiga kebahagiaan tersebut.
1. Kepuasan pelanggan
Adalah kondisi dimana pelanggan merasa kebutuhannya di penuhi, keinginannya dikabulkan, keluhannya dipahami dan diakomodasi....
Oleh siapa...?
Oleh seluruh teamwork dalam perusahaan jasa tersebut. Dengan mendapat hasil kerja yang maksimal diatas ekspektasinya.
2. Kesejahteraan karyawan.
Untuk menjadi sebuah teamwork yang solid dan mampu bekerjasama dan menghasilkan hasil kerja yang maksimal dan memuaskan...
Salah satu faktor utama adalah kesejahteraan teamwork / karyawan.
Dalam hal apa...?
Kesejahteraan karyawan adalah segala kebutuhan mereka terpenuhi sehingga menunjang kinerja mereka yang senantiasa berubah2 dan dinamis..
Paling utama tentu gaji yang memadai...
Upgrade knowledge/soft and hard skill berkelanjutan
Fasilitas kerja yang menunjang
Suasana kerja yang kondusif...
Tanpa ke empat faktor itu..maka sangat sulit sebuah teamwork bisa memberikan layanan maksimal.
3. Kebahagiaan pemilik usaha...
Nah...ini menjadi sebuah main goal founder perusahaan.
Bagaimana pemilik usaha mendapatkan kebahagiaan?
Pemilik usaha sebagi otak utama sebuah usaha...
Maka dia tidak mendapatkan kebahagiaan...!
Akan tetapi dia menciptakan kebahagiaannya sendiri.
Bagaimana bisa...?
Bisa dong...!
Pemilik usaha, adalah seseorang yang akan mendapatkan hasil terbesar dari sebuah usaha tersebut...!
Maka, dengan sepenuh kesadaran,dia harus mampu menciptakan sebuah mata rantai produktifitas usaha yang produktif.
Yang mampu menghasilkan pendapatan cukup bagi usahanya sehingga terpenuhi seluruh biaya operasional, dan masih mendapatkan sisa hasil usaha yang memuaskan
Juga mampu melakukan pengembangan usahanya
Dengan cara menyediakan fasilitas penunjang usaha memadai,
Membangun  teamwork yang solid...
Agar bisa merepresentasikan apa2 yang menjadi keinginan pemilik usaha terhadap perusahaannya.
Untuk lebih detail bagaimana triangle happyness ini bisa berbuah manis....
Insyaallah kita akan bahas bersama secara berkala di forum kesayangan kita yaitu
FKMOI...
Sebagai kelanjutan dari tulisan saya sebelumnya tentang serial kewirausahaan
" CARA MUDAH MENDIRIKAN BENGKEL BAGI MEKANIK "
Edisi 1 sd 12 yang juga bisa diakses di www.otocare.net
Sobat mekanik Indonesia....
Sekecil apapun usaha kita...dia adalah sumber nafkah kita...
Triangle happyness....Adalah sebuah keharusan
Dimana ketiga penjuru sama sama terpuaskan...konsumen-karyawan-pemilik usaha.
Jangan sampai nanti terjadi...anda puas...kami lemas...!

DITULIS OLEH : Khozin NA Sidiq  di Modena service car
merupakan owner salah satu  bengkel percontohan di yogyakarta 

reposting by : joko endar w 
admin : otocare.net dan owner www.servisacmobil.com


BEBERAPA TRAINING PENINGKATAN SKILL PEMILIK BENGKEL UNTUK MENAIKKAN MUTU  LAYANAN 

LPB YOGYAKARTA 






TRAINING DI GEDUNG BOSCH PONDOK PINANG JAKARTA 







artikel lain bisa diklik dibawah ini 

  1. serial kewirausaha serial 1
  2. serial kewirausaha serial 2
  3. serial kewirausaha serial 3
  4. serial kewirausaha serial 4
  5. serial kewirausaha serial 5
  6. serial kewirausaha serial 6
  7. serial kewirausaha serial 7
  8. serial kewirausaha serial 8
  9. serial kewirausaha serial 9
  10. serial kewirausaha serial 10

Selasa, 12 September 2017

4 FAKTOR PENDONGKRAK BENGKEL

Serial kewirausahaan :

" CARA MUDAH MEMBANGUN BENGKEL BAGI MEKANIK Edisi : 12 "

" 4 FAKTOR PENDONGKRAK BENGKEL "

Assalamualaikum...
Selamat malam sobat mekanik...
Semoga kabar sehat sekeluarga disitu...
Alhamdulillah...di malam yang syahdu ini, saya dapat menjumpai sahabat2ku yang hebat...
Sahabat-sahabat yang tak kenal lelah...
Tak kenal menyerah..selalu berusaha mencari jalan terbaik demi masa depan indah...!
Tanpa terasa serial kewirausahaan bengkel sederhana goresan saya telah sapi di angka 12 edisi...
Terimakasih banyak bagi sahabat2 dari Sabang sampai Merauke..yang telah menyempatkan membaca tulisan2 saya seputar pengembangan bengkel sederhana versi saya....
Juga banyak sekali testimoni dan masukan dari sahabat2..membuat saya terpacu untuk lebih giat lagi belajar.
Mohon maaf sekali bila banyak sekali konsultasi seputar pendirian / pengelolaan bengkel yang belum mendapat jawaban memuaskan...
Mari kita sama2 belajar bersama untuk.maju bersama...
Bila banyak sahabat bertanya dari mana saya memperoleh ide menulis hingga serial ini...
Semua adalah murni dari pengalaman saya dalam jatuh bangunny merintis usaha bengkel
MODENA..
Semoga walau sederhana sekali....karena keterbatasan kemampuan saya...tioisan2 ini sedikit membantu memberikan sebuah gambaran tentang membangun usaha bengkel skala rumahan....
Pada serial kali ini, saya akan menguraikan pertanyaan dari seorang sahabat jauh.
Pertanyaannya adalah :
" Faktor apa saja mas Khozin yang bisa menjadi pemicu tumbuhnya bengkel ?"
Diluar sana, tentu jauh lebih banyak sahabat2 yang lebih profesional dan maju serta jauh berpengalaman dari saya...
Namun, saya akan jawab dengan semampu saya secara sederhana metode yang saya lakukan dan terbukti ampuh mendongkrak tumbuh kembang MODENA.
Secara garis besar, faktor utama tahap awal adalah :
1. Location / lokasi bengkel /akses
2. Facility / kelengkapan alat bantu kerja
3. Man power / tenaga lerja
4. Services / Pelayanan
5. Administrasi / pembukuan

Yuuk...kita coba telaah satu persatu....

1.LOCATION / Lokasi bengkel /akses

Lokasi usaha, akan sangat menentukan laju percepatan sebuah bengkel. Dimana kemudahan akses ke lokasi mudah dijangkau.
Kriteria lokasi meliputi :
a. Mudah dijangkau dari jalan raya
b. Jalan masuk ke bengkel mudah.
c. Posisi parkir ergonomis,rapi, dan aman.

" Waduh mas Khozin, aku dapatnya lokasi disini, terus bagaimana ini..? Apa iya musti pindah lagi ?
Oo...tidak...! Selalu ada solusi kok, cukup dengan melakukan beberapa pembenahan agar lebih mudah dicari.
Walah....tambah kerjaan lagi dong...!
Lhah....memang gak ada yang bilang usaha itu mudah...
Usaha mau maju ya harus berani ber-KAIZEN alias Improvement continuously alias perbaikan berkesinambungan
Tidak semua dari kita saat mandiri mendapat lokasi yang sesuai kriteria
Semisal dipinggir jalan besar, dekat perempatan dan menjadi jalur utama ekonomi....!
Tapi agak jauh ke dalam dan tidak tampak dari luar, bagaimana ini....?
Tenang....stay cool.....
Jauh atau dekat dalam bisnis bengkel tidak masalah...
Hanya yang perlu dibenahi adalah, bagaimana agar akses menuju lokasi bengkel kita :

-a) Jalannya mudah...

Akses rute menuju ke bengkel tidak banyak terhalang oleh hal2 lain yang berpotensi membuat konsumen enggan datang...
Maka jauh2 hari sebelum kita memutuskan mendirikan bengkel, hindari membangun bengkel melewati jalan sempit, selain mengganggu kenyamanan lingkungan juga membuat konsumen enggan datang.
Bila sudah terlanjur, maka menuju langkah ke dua...

- b) Petunjuk bengkel nampak jelas

Ini salah satu hal yang kurang diperhatikan oleh banyak pemilik bengkel...
Banyak yang menjawab, bahwa bengkelnya sudah ramai jadi tak perlu petunjuk bengkel...
Karena menganggap konsumennya sudah hafal lokasi.
Itu hanya berlaku bagi konsumen dari sekitar lokasi bengkel....
Bagaimana untuk konsumen dari luar daerah yang kebetulan melintas dan mengalami trouble ?
Ingat.....kita hidup di zaman dimana tehnologi informasi telah menguasai semua lini kehidupan...
Pola konsumen juga berubah, berbeda dengan dulu orang rela menempuh jarak jauh demi memperbaiki arloji pada tukang yang tersohor walau lokasi jauh sekalipun....
Sekarang sudah berbeda, tinggal buka google MAP, maka akan segera bermunculan lokasi lokasi bengkel di area setempat pada smartphone mereka.
Ancamanya....
Bila mereka kesulitan mencari lokasi bengkel kita
Walau kita memilik berbagai kelebihan fasilitas dan servis.
Maka mereka cenderung akan berubah haluan....cari yang dekat asal bisa segera memperbaiki...walau mungkin bengkel tersebut kalah skill dengan anda...tapi memiliki akses lebih mudah! Nah...!
Tantangannya
Adalah kita harus membuat akses ke bengkel itu nyaman.
Buat petunjuk dengan jelas, papan nama bengkel dan arah menuju bengkel.
Sehingga bisa menjadi panduan bagi pelanggan maupun konsumen baru, akan mudah menemukan bengkel kita...!

C).Strateginya.....

Buat petunjuk arah dan papan nama yang berkarakter dan mudah diingatkan konsumen.
Minta bantuan desainer di percetakan untuk membuat papan nama yang kontras dan menarik agar mudah difahami/diingat oleh konsumen..!

C) Posisi parkir ergonomi...

Ini nampak sepele sekali..
Tapi sangat mempengaruhi psikologi konsumen....
Kemudahan konsumen masuk area bengkel akan membuat mereka nyaman.
Penataan mobil yang rapi dan teratur sangat menarik bagi konsumen sehingga akan terbersit persepsi positif terhadap bengkel kita.
Penataan mobil servis amburadul maka secara langsung akan berdampak pada kinerja usaha...
Hindarkan memarkir motor atau mobil atau meletakkan benda pada lokasi sekitar pintu masuk bengkel.
Kemampuan konsumen dalam mengemudi berbeda beda, bila belum mahir, mereka akan takut masuk bengkel saat akses ada motor melintang, atau ada mobil parkir dengan posisi tidak semestinya.
Apalagi lokasi bengkel sempit, harus pandai pandai menata.
Agar jalan masuk area parkir bengkel nampak luas dan aman.

2. Facility / kelengkapan alat bantu kerja.

Hal selanjutnya dalam mendongkrak kemajuan bengkel adalah kelengkapan alat bantu kerja.
Hampir semua mekanik yang mandiri, mengawali usaha dengan modal peralatan sederhana.
Seiring berjalannya waktu, konsumen bertambah, jenius perbaikan semakin kompleks.
Otomatis peralatan kerja yang dibutuhkan akan semakin banyak.
Salah satu cara memperbanyak peralatan kerja adalah dengan rajin menyisihkan sebagian hasil usaha kita.
Semakin lengkap peralatan, semakin cepat proses penanganan trouble.
Dan, menambah keyakinan pemilik mobil terhadap bengkel kita.
Salah satu cara mempercepat kemampuan melengkapi peralatan adalah, mengurangi pembelanjaan pada pos pos yang tidak penting.
Semisal mengurangi jadwal piknik mingguan.
Mengurangi kegemaran belanja belanja rumah tangga yang tidak penting...!
Namanya proses membangun usaha maka banyak.hal terkait keinginan yang perlu untuk ditunda dulu....
Tunggu sampai saat nanti usaha mulai mapan dengan target visi usaha yang jelas.

3. Men Power / karyawan berkualitas

Dulu saat mengawali mimpi...
Semua dilakukan sendiri, menerima tamu, menganalisa trouble, eksekusi, belanja, bersih bersih alat dan komponen mesin...
Waktu berlalu, konsumen semakin mengenal usaha kita.
Yang dulu dalam seminggu paling paling mobil masuk 2,3 atau 4 kini sehari bisa 2 atau 3 bahkan 4...
Lantas, cukupkah semua diurusi sendiri..?
" Iya mas...saya biasa sendiri, malah saya merasa nyaman, dan konsumen juga maunya gitu, semua dikerjakan saya agar puas..!"
Benarkah itu efektif...?
TIDAK....!
Bila MODENA saya perlakukan seperti itu, saya yakin, saya tidak bisa beli beberapa lahan untuk.investasi seperti sekarang.
Saya tidak bisa mengisi kebun warisan ortu dengan ribuan tanaman keras
Saya tidak bisa memikirkan pengembangan usaha selanjutnya
Saya tidak  bisa melakukan KAIZEN di bengkel,
Jangankan KAIZEN, mikir kerjaan saja sudah habis waktu.
Akhirnya, semua harus mengalah pada frasa
" Dua kepala lebih baik dari satu kepala !"
Bahwa keberadaan men power disisi kita sangat penting !
Bahkan, salah satu indikasi tumbuh berkembangnya usaha adalah selain bertambah fasilits, investasi, juga bertambahnya karyawan.
Karyawan yang bagaimana...?
Tentu karyawan yang berkualitas, integrity dan loyal..!
Insyaallah untuk bagian manajemen karyawan akan kita bahas lebih lanjut diwaktu mendatang.
Sambil menunggu masukan2 dari mentor2 FKMOI yang lebih kredibel lainnya.
Akan saya bagi bagaimana MODENA yang berawal hanya saya dibantu istri hingga sekarang telah dibantu oleh 4 mekanik, 3 helper dan 1 administrasi, dengan kinerja keuangan jauh lebih baik dibanding saat kerja berdua dengan istri, walaupun telah bekerja siang malam.
Bagaimana kiat kiat menghadapi keluar masuk karyawan dan pola pembinaan, baik melalui internal training, one point lesson, dan penanaman jiwa employer integrity .
Keberadaan karyawan akan sangat membantu laju perkembangan usaha.
Dimana kita mampu menjadi mentor dan model bagi mereka sehingga semua pekerjaan bisa kita handle lebih cepat, lebih banyak dan lebih menghasilkan.
Masih mau kerja sendiri...?
Ntar saat badan masuk angin atau flu berat...yakin masih bisa kerja optimal tanpa delegasi ...?

4. Services / Pelayanan

Berbagai metode pelayanan bisa kita dapat di berbagai buku dan seminar.
Semua panduan pelayanan ini adalah bermuara pada kepuasan pelanggan.
Mangga, disini saya tidak perlu menjabarkan lebih luas, karena saya yakin semua sahabat disini sangat paham soal pelayanan adalah bagian penting dari pengembangan usaha.
Yang penting hasil akhir dari proses pelayanan adalah, pekerjaan selesai dengan waktu singkat,.hasil baik harga juga baik dan konsumen keluar dari bengkel dengan muka berseri.

5. Administrasi / Pembukuan

Ini salah satu titik paling lemah dari sebuah bengkel umum.
Kesibukan melayani konsumen, melakukan proses pekerjaan, test drive, belanja dll, maka bagian pembukuan menjadi  amburadul bahkan tidak ada pencatatan sama sekali akibat berkurangnya waktu dan tenaga.
Alhasil....bengkel bisa berjalan baik, mobil banyak masuk, tapi kok hasil minim ya...? Hehehe
Pada awal-awal MODENA saya dirikan, juga mengalami hal yang sama.
Hanya saya beruntung dikaruniai istri seorang lulusan akutansi, sehingga saya sangat terbantu dalam hal pengelolaan keuangan
Saya belajar prioritas pengelolaan keuangan.
Lalu sedikit demi sedikit mulai nampak tertata.
Semua perlu proses memang rumit, tapi bukan berarti tidak bisa.
Kini setelah memakai program administrasi, saya jadi paham..
Apa itu cash flow, ekuitas, piutang dagang, kas lancar, kas tidak lancar, piutang dagang, death stok, neraca dll.
Dengan sistem program administrasi, seluruh aset lancar, aset tak lancar, inventaris..
Cadangan sparepart, oli, kekayaan bengkel, jasa bengke..
Semua laba rugi dalam satu tahun, satu bulan., dll semua bisa kita ketahui dengan mudah dari program itu.
Belum lagi database konsumen berikut servis record juga terdata dengan rinci.
Sehingga komplain apapun dari pelanggan bisa didata sariawan service record.
Dengan mengaplikasikan sistem administrasi
Kita dibuat mengerti sejauh mana  usaha ini berjalan, efektif atau tidak dari hasil pencapaian setiap bulan, juga kita bisa melakukan evaluasi kinerja usaha berdasarkan dari database kita.
Pelan, namun pasti pemakaian sistem administrasi ini tidak bisa lagi dihindari
Karena sebagus apapun ide ide kita dalam usaha, tanpa adanya dukungan data, sama dengan nonsens.
Kita tidak akan pernah bisa menghandel seluruh rincian aset usaha.
Bila mimpi kita besar, maka sejak usaha sudah mulai jalan, mulai lakukan penataan administrasi...agar seiring berkembangnya usaha..
Kita sudah siap lepas landas...!
Alhamdulillah....tak terasa sudah panjang sekali ...lain kali kita sambung lagi ya..
Masih banyak hal yang akan kita pelajari bersama...
Untuk sahabat yang tertinggal edisi 1 sd 11 silahkan main ke www.otocare.net asuhan counter FKMOI om Joko Endarwanto
Salam dan doa terindah dari MODENA..
Semoga kebahagiaan dan kebarokahan senantiasa terlimpah untuk sahabat mekanik Indonesia...!
Mohon maaf atas salah kata...dan mohon saran dan kritik demi kemajuan bersama !

-

Jumat, 14 April 2017

CARA MUDAH MEMBANGUN BENGKEL BAGI MEKANIK EDISI 11 DELEGASI....APAAN SIIH...?

Edisi ke 11 :
"CARA MUDAH MEMBANGUN BENGKEL BAGI MEKANIK"
" DELEGASI....APAAN SIIH...?"
Pagi yang indah...
Suasana hati yang cerah...
Alhamdulillah..apa kabar sobat FKMOI..?
Semoga kabar sehat selalu sekeluarga kalian.
Senang sekali..bisa jumpa kembali di forum kita yang telah berjasa menyatukan ribuan sahabat mekanik dari Sabang sampai Merauke.
Alhamdulillah...tak terasa tulisan tentang kewirausahaan bengkel sudah sampai edisi ke 11.
Semakin kesini, semakin banyak kompleksitas dalam kita mengelola sebuah usaha bengkel.
Selain mendapatkan rizki, menjalankan bisnis bengkel sangat menyenangkan
Dimana kita bisa menemukan berbagai problematika seputar pengelolaan usaha bengkel.
Dari awal saya menulis serial ini, telah jelas maksudnya
Yaitu berbagi kepada sahabat yang sedang merintis usaha bengkel
Tentang bagaimana cara mengawali sebuah usaha perbengkelan
Dengan modal super minimalis, tapi menghendaki sebuah keinginan agar bengkel bisa hidup dan berkelanjutan serta berkembang.
Sudah banyak saya paparkan dari edisi 1 sd 10, ini pdi edisi ke 11 kita akan membahas bagaimana sebuah bengkel bisa tumbuh dan berkembang dengan memiliki banyak karyawan.
Semua tulisan saya berdasarkan dari pengalaman pribadi saya dalam mengembangkan MODENA serta hasil dari training manajerial ASTRA MANAGEMENT SYSTEM yang saya ikuti secara rutin dan berkelanjutan, juga masukan dari banyak sahabat sahabat hebatku disini.
Banyak pertanyaan masuk pada saya, tentang bagaimana memiliki bengkel yang tidak tertumpu hanya pada pemilik saja.
Pada suatu percakapan dengan seorang sahabat mekanik dia menyampaikan kepada saya :
1. "Mas Khozin, saya lebih suka kerja sendiri, nyaman, tidak ribet, hasil.kerja bisa saya pastikan kualitasnya, uang saya terima sendiri, tidak harus membayar karyawan, pokoknya efektif..!
2. " Mas Khozin, selama ini walau ada yang membantu di bengkel, kalau saya kebetulan tidak di bengkel, maka konsumen enggak mau datang, mereka hanya mau dilayani oleh saya, dan sayapun maunya seperti itu agar saya bisa memastikan hasil kerja bagus dan konsumen puas, kalau tidak ada saya sering kerjaan anak2 tidak beres !"
Well......
Sampai di sini saya salut atas komitmen mereka dalam melayani konsumen.
Targetnya pasti yaitu mengutamakan kepuasan pelanggan, salah satu dari mean deal sebuah jasa layanan.
Lantas dimana kekurangan dari pernyataan sahabat mekanik diatas.
Sesuai misi tulisan saya "MEMBANGUN BENGKEL" adalah seorang yang berangkat dari mekanik kemudian bermimpi membangun usaha bengkel yang bermodalkan minimalis namun ingin maju dan berkembang dengan tata kelola yang terstruktur dan konseptual, berdaya saing tinggi !
Maka....pernyataan sahabat mekanik diatas, adalah sebuah keadaan yang menghambat laju kembang usaha bengkel dan kontraproduktif dengan misi kita bersama.
Duuuh....tegang amat..!
Kopinya diminum dulu...rokoknya ? Hehehe...
Hemm..nikmat...!
Oke...Mari kita telaah bersama..!
Ilustrasinya :
BENGKEL SUPER MANDIRI
Ini adalah ilustrasi seorang pebengkel
Yang melakukan pekerjaan serba sendiri
Mulai dari
-menerima konsumen
-menganalisa trouble mobil
- mengeksekusi hasil analisa
- belanja part,
- mencuci mesin
-merakit dan menaikkan mesin
- test drive dan membuat nota
- bersih bersih alat kerja dilakukan sendiri.
Padahal usia bengkel sudah lebih dari 5 tahun.
Salahkah ? Oo..tidak..?
Kerja ....dikerjain sendiri...
Bengkel...juga bengkel sendiri ...
Semau mau gue dong mau kerja sendiri....reseh lu..!
Hehehe...sewot dah...!
So....akan menjadi salah ketika kita kembali kepada MISI awal dari tulisan ini.
" memiliki bengkel yang tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan dan berdaya saing !"
Sepintas, sepertinya bekerja sendiri efektif, baik tenaga, maupun hasil kerja dengan biaya operasional jauh lebih minim karena tidak menggaji karyawan.
Oke....deal...!
Masih ingat pemeo " dua kepala lebih baik dari satu kepala!"
Yess...!
Bekerja sendiri, sesungguhnya bukanlah menjadi efektif..seperti yang diperkirakan !
Mari kita hitung dan bandingkan..!
Seandainya kita memiliki satu karyawan saja.
Pagi hari
- ada yang membantu kita membuka pintu bengkel
- ada yang membantu membersihkan ruang dan alat kerja...
- kita masih sempat menghabiskan sarapan pagi yang indah dengan kekasih hati.
Sebelum jam kerja dimulai...!
Pada saat konsumen datang...
- kita melayani konsumen
- melakukan analisa trouble
- melakukan negosiasi biaya perbaikan sampai deal
Ini bisa memakan waktu minimal 10 menit atau lebih andai harus test drive analysis.
Selama waktu itu, seorang karyawan dengan senang hati
- menyiapkan tool box
- menyiapkan dongkrak
- menghidupkan kompresor
- memastikan ruang kerja bersih
Alhamdulillah..negosiasi anda deal perbaikan rem total, engine tune up, ganti oli komplit...
Mobil diletakkan pada service area.
Maka secara otomatis pembagian tugas terjadi....sistem up-down
Anda melakukan perbaikan bagian atas terkait tune up
Karyawan menghandel bagian rem 4 roda dan tap oli komplit dalam bimbingan dan pengawasan anda.
Eh.... setelah semua terbongkar...
Tepat sesuai estimasi yang disampaikan sebelumnya kepada customer
Ternyata harus ganti repair kit caliper, piston caliper, brake pad, spark plug, oil dan filter....
Waduuuh....kita belum punya stok nih..mesti belanja ke kota 10 km...bagaimana ini ?
Oke....bagi tugas....
Anda meluncur ke toko, karyawan handle pengerjaan berupa bersih2 brake part sistem, mulai brake drum, disc brake, kuras oil brake, cleaning throtle body dll..
Yang terlebih dulu anda pesankan apa apa saja yang perlulah dikerjakan serta untuk hati hati....
Disini keuntungan demi keuntungan dari efektifitas waktu dan tenaga sudah mulai terlihat.
Saat anda belanja, konsumen menunggu mobil sambil dengar musik/lihat tivi/baca koran/main gadged akan melihat, mobil anda tinggal belanja, namun proses pengerjaan tetap berjalan.
Hingga saat anda pulang dari belanja, brake sistem sudah bersih dan siap dirangkai, biar dilakukan karyawan dengan diawasi dan dipantau serta diberi arahan agar hasil bagus, sementara anda menyelesaikan tugas tune up.
Sistem rem selesai, karyawan isi oli transmisi dan oli gardan, ada mengganti filter oli dan menuangkan oli.
Mobil siap dihidupkan....jrenggg...tune up rampung..tinggal bleeding fluida brake system...
Anda mengontrol dari ruang kemudi..karena baju bersih...
Karyawan menggelosor dibawah membuka nepel caliper...
Pasang semua roda, ambil jack stand, tu4unkan mobil, kencangkan baut baut roda...test drive...
Kembali test drive, anda cek ulang secara visual..setelah semua OK, karyawan membersihkan sisa sisa kotoran pada pelek mobil dll...
Anda menulis nota...
Konsumen di beri pengarahan
Tentang hal2 yang perlu dilakukan pasca servis
Agar segera komplain bila mendapati ada hal2hal yang kurang beres dari hasil kerjaan
Dan pastikkan anda menggaransi penuh...
Karyawan lapor mobil sudah bersih..
Konsumen membayar, mobil diserahkan, ucapkan terimakasih,
Antar sampai pintu depan, karyawan membuka ruang untuk mobil konsumen masuk jalan raya...
Sementara anda menghitung uang masuk..sambil tersenyum dan berucap ... alhamdulillah..!
Silahkan anda hitung berapa efektifitas didapat diatas dengan kerja dua orang...!
Dealnya...?
Pekerjaan lebih cepat terselesaikan
Karyawan mendapat tambahan ilmu
Kerjaan lebih teliti dan bersih, hemat waktu dan tenag
Anda mendapat uang, konsumen senang...hati pun riang..!
Kopinya di lanjut.....srupuut...joss..!
BENGKEL OVER CONFIDENT
Pada bagian ini...
Adalah anda sebagai pemilik bengkel
Telah memiliki karyawan, namun belum bisa percaya
Atas kemampuan kerja mereka...
Taruhlah bengkel kita telah memiliki 2 orang karyawan.
Ketika kita sedang ada urusan diluar bengkel, karena terbiasa konsumen tergantung kepada kita, dan kita selama ini juga mensugesti konsumen untuk selalu bergantung hanya kepada kita.
Maka, selama kita tidak di bengkel, apa yang akan dilakukan dua karyawan kita di bengkel ?
Tentu kerugian besar akan menjadi milik kita.
Pertama, mereka datang ke bengkel tanpa melakukan apa apa !
Ke dua...kita tetap menggaji mereka...!
Kerugian berlipat...aktifitas servis nol...tapi mengeluarkan biaya operasional.
Pusyiiiing pala berbie..!
Bagaimana dong mas Khozin...?
Tenang...yuuk kita pelajari bersama.
Dalam pepatah kaisar Jepang"
" Karena satu paku tapal kuda hilang,
Maka, di perjalanan satu tapal kuda terlepas,
Karena satu tapal terlepas, maka pesan tak bisa tersampaikan
Karena pesan tak tersampaikan, maka pasukan kalah perang !"
Tapal kuda adalah mekanik...
Paku tapal adalah keahlian...
Pesan adalah amanah dari konsumen
Sedang perang adalah layanan
Lawan adalah konsumen...!
Aduuh..makin pusing aku mas Khozin...
Tenang....kopi mana kopi...srupuuttt...segerrr..!
Untuk memenangkan sebuah peperangan ( pelayanan servis handal )
Maka diperlukan sebuah kendaraan pembawa pesan strategi perang yang handal pula.
Maka...agar amanah servis dari konsumen selesai dengan kualitas baik dan tidak selalu tergantung pada kita
Maka, wajib bagi kita selaku pemilik bengkel mencetak generasi-generasi yang handal yang akan menjadi asisten kita baik saat kita ada atau tidak ada di bengkel.
Konsep ini dalam dunia perang(usaha) disebut :
"DELEGASI/UTUSAN/PERWAKILAN"
Dengan mendidik dan membekali karyawan tentang skill dan attitude...
Maka kita akan diringankan dalam mengelola usaha.
Langkah ini adalah awal dari sebuah mimpi memiliki sebuah bengkel dengan sistem AUTO PILOT...yang menjadi tujuan utama dari semua rangkaian tulisan ini.
Ah...nanti sudah kita didik mereka kabur mandiri mas Khozin...?
Lupakan pemikiran buruk seperti itu...!
MODENA dari waktu ke waktu sudah 4 karyawan mampu mandiri dan sukses...
Apakah anda lihat MODENA yang saya rintis 7 tahun lalu dengan modal awal 9 juta ini roboh setelah ditinggal mandiri oleh karyawan ?
You see self...MODENA tumbuh dan berkembang dengan sangat baik dengan jumlah karyawan terus bertambah...
Dan pertumbuhan konsumen yang sangat bagus.
Cukup modal positif thinking, optimis dan humble !
Terkait soal bertahan seusai ditinggal karyawan insyaallah akan kita bahas diwaktu mendatang dalam tema "spiritual company"
Ah...kopi sudah habis....matahari sudah meninggi...
Obrolan sudah sangat panjang...kita sudahi dulu...terimakasih atas support sahabat selama ini...
Semoga ALLOH melapangkan usaha kita...mohon maaf bila banyak salah kata...
Terimakasih banyak untuk founder FKMOI mas Joko Endarwanto
Wish you all the best...and see you next..!

written by : 

Khozin Natul Asror Sidiq 

pemilik bengkel one stop : MODENA YOGYAKARTA 
sekaligus admin dan pengasuh rubrik buletin FKMOI

Senin, 16 Januari 2017

WISATA DAN DILEMA PENGUSAHA MUDA

Anjangsana perbengkelan :
" WISATA DAN DILEMA PENGUSAHA MUDA "
Sobat mekanik Indonesia ...
Semoga kabar sehat sekeluarga...
8 hari sudah kita menginjak di 2017....
Gaung euforia piknik masih terngiang....
Mayoritas media sosial berisi postingan seragam :
" Otewe piknik....!"
" Ini gue lagi piknik....!"
" Ah...kapan piknik kesini lagi....?"
" Loe piknik belom, gue udah loohh...?!"
" Seger...tiap minggu piknik...loe kemane...?!"
" Emang enak dirumah...Ayo buruan piknik...!?"
Demikian kira-kira celotehan mayoritas di medsos...
Tentu tak lupa sambil memamerkan senyum manis dalam berbagai pose di tempat wisata.
Sangat menyenangkan melihatnya.....!
" My Trip My Adventure...!"
Adalah sebuah kosa kata yang dalam beberapa tahun ini sangat ampuh menghipnotis manusia.
Dari kota sampai ke desa, dari anak anak sampai orang tua, pekerja, karyawan, pelajar, mahasiswa, pengajar, dokter...semua terkena demam " My Trip My Adventure " piknik !.
Dan....
Tak terkecuali, demam ini juga melanda para mekanik dan pengusaha muda bengkel !
Lantas apa korelasinya antara piknik dan bengkel ....?
O....buanyyaaakkk....!
Yuuk ...kita simak satu satu....biar ketemu indahnya...hehehe...!
Sukses.....adalah tujuan semua orang di dunia ini. Berbagai jalan profesi dilakukan manusia demi untuk meraih kesuksesan.
Dan saya memilih menjadi mekanik dan pengusaha ( kelas karbitan ) bengkel untuk sebuah impian menuju kesuksesan.
Dalam sebuah langkah usaha, agar senantiasa bisa maju dan berkembang, banyak sekali faktor yang mempengaruhi.
Selain beberapa faktor utama seperti tekad kuat, semangat juang tinggi, pantang menyerah, ulet, sabar, inovasi dan lain lain.
Ada satu faktor tak kalah penting yang mampu menjadi pembeda dalm maju mundurnya sebuah usaha....yaitu HEMAT..!
Tentu kita masih sangat ingat pepatah zaman sekolah dasar dahulu, HEMAT PANGKAL KAYA..!
Hemat, adalah sebuah hasil dari usaha kita melakukan efisiensi keuangan dalam bisnis.
Menekan bisys operasional perusahaan dan mengatur pengeluaran yang tidak benar-benar diperlukan!
Banyak sekali usaha yang diawali dengan modal besar lalu tumbang tanpa sisa hanya karena soal ketidakmampuan pemilik dalam berhemat.
Lantas.....apa hubungan PIKNIK dengan HEMAT mas Khozin ?
PIKNIK adalah sebuah tindakan yang dilakukan oleh seorang atau sekelompok orang ke tempat wisata untuk menyegarkan pikiran yang penat karena berbagai beban pekerjaan atau urusan usaha.
Dalam sebuah piknik tentu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.
Maka dalam sebuah usaha, piknik menjadi sebuah agenda yang diprioritaskan namun dengan perencanaan yang matang, sehingga piknik bisa menjadi sarana untuk refresh otak, melepaskan sejenak beban kerja.
Melupakan segala sejuk beluk usaha...dan fokus menikmati panorama wisata.
Sayangnya .....demam " My Trip My Adventure "
yang melanda kini, telah merubah persepsi seseorang bahwa piknik adalah manifestasi sebagai manusia "KEKINIAN DAN UPDATE !"
Menjadikan para pelakunya merasa ada yang kurang kalau belum piknik.
Lihat saja status di medsos,"
" Saatnya piknik....!"
" Piknik Yuuuuuuuuuk..!"
"Kayaknya perlu piknik nih..!"
"Aaaah....itu sih karena kurang piknik...!" dll...
Lantas...dimanakah salahnya mas dari keadaan tersebut...?
Oo....tidak ada salahnya dong....
Piknik....piknik mereka...pakai duit
..ya duit mereka...!"
Hanya saja.....dalam perspektif " RENCANA MENUJU SUKSES...!"
Ada deal-deal yang memang wajib ditaati oleh pelaku usaha..apalagi pelaku pemula!
Biar kit bisa memahami " bahaya " piknik bagi usaha kita...yuuk berhitung...!
Ilustrasi :
Suami istri dan dua anak.
Memakai motor mobil sendiri / rental.
Pakai mobil sendiri bensin Rp. 150 rb, tiket masuk minimal dua tempat wisata 4 orang X Rp 20 rb ( harga tiket ) X 2 ( lokasi wisata ) = Rp 160 rb
Dua anak naik arena permainan atau binatang ( gajah, onta, kuda ) 2 anak X R. 50 rb = Rp. 100 rb
Jajan berempat soto/bakso/ayam goreng, es teh, es jeruk dll 4 orang X Rp. 40 rb = Rp 160 rb
Parkir 4 kali berhenti Rp 5.000 X 4 = Rp 20.000,
Jajan anak selama perjalanan Rp 50.000
Oleh-oleh untuk ortu minimal Rp. 100 rb
Total semua adalah 150+160+100+160+20.000+50.000+100.000= Rp. 740.000,-
Dalam sebuah usaha, bila dalam setiap bulan melakukan piknik, belum lagi bagi yang kena trend demam wisata kuliner....
Maka akan sangat banyak biaya biaya yang keluar dari kantong kita.
Lha......terus kalau gak piknik bagaimana kita menikmati hidup...?
Masak harus menunggu mapan atau tua dulu baru piknik....?"
Weit.....jangan salah....!
Tidak ada seseorang melarang piknik....itu hak setiap orang...
Yang ingin saya sampaikan adalah perencanaan keuangan yang baik akan sangat menambah daya dobrak usaha. Terutama sektor penguatan modal.
Berapa banyak orang yang gemar piknik, menghamburkan uang seolah uang menjadi hal sepele namun kenyataan pondasi keuangan usaha mengenaskan...gali lobang tutup lobang.....!
Untuk memenuhi kebutuhan operasional usaha saja kembang kempis...namun memaksakan piknik karena telah menjadi korban adagium "My Trip My Adventure "
Atau, demi untuk bisa selfie di tempat wisata dan posting di medsos.
Kecenderungan orang orang sekarang setiap ketemu hari libur maka sibuk sekali mempersiapkan liburan.
Andai saja kita bisa meredam nafsu piknik dan wisata kuliner maka banyak sekali keuntungan kita memperoleh dari penghematan itu untuk menambah penguatan modal usaha.
Ngomong aja luh...emang mas Khozin gak pernah piknik ...?
Eitt...jangan salah....saya justru paling hoby piknik..!
Lha...kok berani nulis beginian.....!
Lho....nulis kan gak mbayar...alias gratis...suka suka gue dong hehehe....!
Sobat mekanik se Indonesia.....
7 tahun lebih saya mandiri merintis MODENA....
Jatuh bangun usaha sudah saya lalui....
Kesulitan keuangan bukan hal baru...! Maka dengan itu....saya sangat berhati hati dalam soal piknik.
Kekasih dan buah hatiku telah aku seting..bahwa kita ( saya, istri dan anak ) memiliki impian untuk maju dan mapan dalam usahanya.
Maka....belajar dari berbagai kegagalan dalam soal keuangan....piknik saya lakukan hanya setahun dua kali.
Satu...piknik seminggu penuh yaitu saat idul fitri hehehe...jalan kaki disamping makan sepuasnya dan gratis hehehe
Dan satu kali bersama keluarga MODENA ( ini dengan catatan bila ada space dana hehehe)
Apa tidak jenuh.....?
Alhamdulillah....selama 4 tahun sejak skenario itu saya canangkan..semua berjalan dengan baik...anak istri bisa menerima dengan baik.
Bila kejenuhan melanda maka...SILATURAHMI ke rumah saudara saudaraku sambil menikmati pemandangan sepanjang jalan itu sudah menjadi obat piknik yang sangat mujarab...dan bermakna ganda, senang bertemu saudara plus dapat doa kebaikan dari mereka...dan keasyikan sepanjang jalan hehehe.
Apakah dengan itu penguatan modal berjalan mas...?
Saya tidak mau menjawab..datang saja ke bengkel insyaallah saya sediakan kopi, teh, susu...hahaha..ups...!
Quote :
Untuk sebuah usaha yang masih merintis dan belum.besar, maka pandai pandailah mengatur sistem keuangan.
Susun sebuah rencana pengembangan usaha berikut estimasi budged....
Dengan begitu kita mampu memperhitungkan rencana kebutuhan yang wajib diprioritaskan untuk pengembangan usaha dan penguatan modal.
Termasuk budged untuk pembelian alat bantu kerja bengkel yang tidak murah.
Perjuangan meraih sukses/maju bukan perkara mudah..banyak hal harus dikorbankan, sebab saat kita jatuh kita yang merasakan dan menanggungnya...bukan orang lain..!
Kelak....saat usaha telah mapan maka kapanpun dimanapun kita siap untuk piknik..!
Dan disini frasa HEMAT PANGKAL KAYA menjadi sangat berarti...meski bukan kaya minimal cukup memiliki pondasi keuangan yang sehat..!
Semoga coretan kecil ini bisa menggugah kembali kesadaran kita tentang rencana menuju kemapanan usaha..!
Mohon maaf bila tak berkenan.....tulisan ini untuk sobat sobat yang pingin mapan bukan.untuk yang sudah mapan..!
Duit...duit gue....
Nyari...yang nyari gue..
Kenapa situ yang reseh....piknik yuuk....ups!
Hehehe piss ...!
#lamunan_sebelum_bobok

LEADERSHIP BY EXAMPLE

Anjangsana Perbengkelan :
 written by khozin ashror sidiq

 " LEADERSHIP BY EXAMPLE ?...APA SIIH...?
" Sobat mekanik Di seluruh Indonesia Semoga kabar sehat sekeluarga! Hemm....bahagia sekali malam ini...! Dengan segelas teh hangat sambil menemani kekasih dan buah hati menikmati indahnya malam....! Di dalam dunia perbengkelan Sering sekali kita mendapati keluh kesah tentang betapa sulitnya mengatur karyawan...! Hingga pada fase maksimal hingga sampai harus posting di wall FB-nya...! Ada yang bernada datar.... Ada yang sampai berapi-api .... Bahkan...ada yang harus mengumpat dan sumpah serapah.....! Bahkan tak jarang benda-benda bengkel sampai beterbangan hehehe....! Kita merasa segala cara telah ditempuh untuk memimpin mereka....namun kok hasilnya masih nihil ya...? Hayoo....siapa tuuh...ngaku aja...gratis kok...! Semua tergantung dari kemampuan dan kematangan kita dalam mengelola emosi diri sebagai seorang pemimpin...! Rosuulullooh Muhammad SAW.....hingga hari ini...masih menempati rangking pertama dalam literatur 100 manusia / pemimpin paling berpengaruh di dunia sebagai pemimpin dan pendepan ummat manusia ... Yang pengaruh nya hingga kini bukan semakin surut, namun justru semakin tumbuh luar biasa....! Yang gaung kepemimpinannya masih ditaati....dan tak seorangpun di dunia ini yang menjadi pemimpin di masa lalu namun masih memiliki pengikut setia hingga kini....! Serta menjalankan segala ajaran yang dibawanya...! Banyak orang-orang baik muslim maupun non muslim penasaran dan mencari tahu... Mengapa sedemikian besar pengaruh seorang Rosuulullooh Muhammad SAW....? Jawabannya mengerucut pada satu frasa..." TAULADAN!" Ya.....keberhasilan beliau dalam memimpin dan membina ummat adalah terletak pada ketauladanan beliau kepada ummat manusia...! Yuk....coba kita intip ya.....! Ketika beliau mengajak ummat ibadah pada ALLOH.... Beliau orang pertama yang menjalankan ibadah tersebut dan menjadi yang paling taat.... Meski telah mendapat jaminan kemuliaan dari ALLOH azzaawajalla....! Ketika beliau mengajarkan untuk senantiasa berbicara baik... Beliau telah mempraktekkan dan menjalankan lebih dahulu ...... Ketika beliau mengajak untuk untuk beribadah sosial.... Beliaulah yang pertama kali melakukan...salah satu yang paling masyhur adalah... Yaitu tatkala beliau menengok seorang yahudi yang sedang sakit... Padahal orang tersebut setiap hari meludahi Rosuulullooh ketika Rosuulullooh melintas di depan rumah yahudi tersebut untuk berangkat menjalankan sholat di masjid...! Dan si yahudi bertekuk lutut pada kemuliaan akhlak ( perilaku yang didasari aqidah/keyakinan yang dituntun ilmu ALLOH)....! Setiap hari meludahi namun justru menjadi penjenguk pertama saat dia sedang sakit...! Ketika Rosuulullooh mengajak ummatnya berperang melawan kaum penentang ajaran Rosuulullooh...beliau memimpin di garis paling depan....! Ketika Rosuulullooh mengajak manusia untuk berderma... Maka Rosuulullooh juga sebagai yang pertama menafkahkan sebagian rizqinya.....! Dan masih banyak lagi hal lain dari Rosuulullooh ...pribadi nan agung pilihan ALLOH..! So.....mari bandingkan dengan kita.....! Adakah kita masih tidur ..... Saat karyawan sudah membuka pintu bengkel..... Adakah kita masih tidur.... Saat karyawan menyapu lokasi bengkel.... Adakah kita masih tidur.... Saat karyawan menata alat kerja..... Adakah kita baru terbangun... Saat karyawan mengetuk pintu rumah atau menelpon mengabarkan ada konsumen datang...? Kemudian di tengah terik mentari saat karyawan sibuk bekerja... Kita baru datang ke bengkel lalu minta kopi dan duduk santai main smartphone...? Adakah di tengah terik mentari saat karyawan berjibaku membantu mencarikan nafkah untuk kita.... Kita mengeluarkan mobil dari garasi dengan pakaian bagus dan dendy...lalu pergi entah kemana sambil main perintah ini itu pada karyawan..... Lalu pada jam berikutnya....karyawan dirumah masing masing seusai kerja sambil istirahat mentok wall FB... Kemudian mereka melihat foto kita muncul selfie dengan berbagai gaya tanpa dosa.... Di sebuah tempat wisata...atau di pusat perbelanjaan...atau di kafe....atau restoran....?! Apakah kita merasakan apa yang mereka rasakan saat melihat hal demikian...? Atau kita ikut kerja bersama mereka.... Namun sibuk mencela dan membodoh bodohkan kerjaan si karyawan.....?! Karena dianggap tak sesuai dengan keinginan kita...? Kemudian melemparkan kunci sambil berteriak dan mengeluarkan sumpah serapah fak.pantas lainnya...?! Tahukah apa yang mereka rasakan saat mendapat perlakuan demikian....? Setelah semua perilaku kita tersebut...lalu kita berharap semua akan baik baik saja....? Dan tetap berlagak jumawa seolah kita adalah boss yang sukses......?! I dont think so....! Lantas....bila semua itu telah terjadi...adakah semua pasti berakhir dengan kehancuran.... Ooh...tidak...! ALLOH maha adil atas hamba-NYA.....! Banyak.jalan menuju Roma......! Sobat mekanik..... Mari...coba kita belajar bersama...mencari solusi...! Langkah awal untuk membangun kembali semua kerumitan ini adalah... Kita harus berani koreksi diri dan jujur dalam hati....bahwa dua kepala lebih baik dari satu kepala...! Kita harus jujur bahwa kita tak mampu bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain..! Kita harus berani secara ksatria bahwa kita butuh orang lain untuk membantu mewujudkan impian kita...! Langkah selanjutnya.....menyusun rencana untuk menjalankan metode baru dalam mengemban amanah konsumen untuk membuat setiap mobil konsumen menjadi normal kembali dalam satu rangkaian mata rantai sebuah usaha yang solid....! Nah lho...kok pada tegang bacanya...santai... Seruput dulu kopinya....hemm..segerrr ! Mari kita lakukan langkah brilian ini...dengan mengambil konsep Rosuulullooh....yaitu sistem yang maha efektif yang bernama " TAULADAN " Are You ready for change.....? Apa jadinya....? Ketika karyawan datang...kita telah hampir selesai menyapu halaman bengkel...! Apa jadinya....? Ketika karyawan datang.....kunci untuk kerja telah siap...? Apa jadinya....? Ketika karyawan datang kita sudah sibuk membersihkan etalase dan ruang tunggu ! Apa jadinya....? Ketika konsumen datang kita sudah siap menyambut dengan senyum manis dan tatapan optimis dan sapaan hangat...? Apa jadinya....? Ketika kita mengusap pundak karyawan dengan penuh asih saat dia sedang sibuk bekerja...? Apa jadinya...? Saat karyawan melakukan kesalahan pekerjaan kemudia kita panggil secara rahasia dan diajak berbincang dari hati ke hati untuk memperbaiki sistem kerja agar meminimalisir kesalahan kerja...! Apa jadinya.....? Saat kita sampaikan pada karyawan bahwa besar kecilnya gaji yang di terima adalah sesuai banyak sedikitnya pekerjaan yang berhasil diselesaikan...berikut reward bila mampu melebihi target...? Apa jadinya....? Bila kita selalu terlibat dalam setiap proses pekerjaan yang terjadi di bengkel...mendampingi mereka untuk menyelesaikan pekerjaan pekerjaan bengkel...?! Apa jadinya....? Bila kita selalu memberikan suasana kondusif dan dukungan positif pada karyawan serta mengayomi mereka...?! Apa jadinya....? Bila kita selalu melibatkan mereka dalam setiap diskusi untuk membahas kesulitan kerja yang dihadapi...? Apa jadinya....? Bila kita berpenampilan dan gaya hidup yang sederhana ....? Jadinya.......semua rangkaian sistem kerja akan berjalan dengan nyaman... Semua menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam suasana yang teduh.... Hingga aura semangat dan kondusif akan menaungi semua areal kerja... Dan bisa dibayangkan...betapa seluruh keluarga bengkel berjalan dengan baik dan lancar dan semua kesulitan mampu teratasi dengan melibatkan semua anggota keluarga bengkel ! Aaahhh.....tak terasa udah puanjang tulisan saya hehehe ...! Sebelum saya akhiri tulisan ini....satu yang ingin saya sampaikan.... Bahwa menjadi tauladan tidak harus melakukannya hal yang saya sebut diatas..... Tetapi pemimpin usaha adalah bahwa kita mampu memberikan ruh pada usaha kita dengan keberadaan kita sebagai pelindung...pengayom...penyemangat...pendidik...penanggung jawab utama....benteng terakhir....serta pengontrol sistem usaha secara berkesinambungan....! Tanpa itu semua....kita lupakan semua mimpi mimpi kita sebagai pemilik/pemimpin usaha. Karena menjadi pemenang sejati adalah seseorang yang mampu mengalahkan ego pribadi untuk kepentingan lebih luas dalam pengembangan usaha ! Malam semakin dingin...teh di kelasku tinggal setengahnya lagi....! Hey sobat mekanik...siapkah menjadi yang terdepan...? Jawaban ada di tangan Anda...! Salam penuh cinta dari Jogjakarta Mohon maaf bila banyak salah kata....tetap semangat...!

Minggu, 21 Agustus 2016

CARA MUDAH MEMBANGUN BENGKEL BAGI MEKANIK edisi ke 10

" CARA MUDAH MEMBANGUN BENGKEL BAGI MEKANIK edisi ke 10 " " PROSPEKTIFITAS BENGKEL DI KOTA KECIL "

by : khozin asror shidiq ,
owner MODENA SERVIS STATION - YOGYAKARTA





Sahabat mekanik .....!
Alhamdulillah....jumpa lagi..
Setelah sekian lama ...akhirnya edisi ke 10
Bisa saya tulis menemui sahabat mekanik ....
Semoga kabar sehat sekeluarga disitu....!
Terimakasih banyak atas atensi sahabat-sahabat mekanik atas tulisan kewirausahaan yang saya tulis secara serial......
Berawal dari coba coba ternyata hingga hari ini masih terus berdatangan inbox..bbm...sms...bahkan silaturahmi langsung ke MODENA untuk berbagi tips pembuatan dan pengembangan bengkel sederhana.
Memenuhi banyak permintaan sahabat-sahabat mekanik.
Insyaallah sejauh saya diberi kesehatan dan kelapangan waktu...akan selalu saya bagi apa yang saya dapat dari pembelajaran tentang pengembangan bengkel sederhana menjadi bengkel istimewa...!
Dan saya sangat membutuhkan kritik dan saran dari sahabat sahabat senior demi untuk kemajuan sahabat-sahabat yang sedang ingin membangun bengkel....!
Heemmmm.....
Tak terasa lebaran berlalu...
Serasa kue-kue masih berjajar dimeja....
Dan kini kita harus kembali lagi menekuni profesi kita...
Untuk menjemput lebaran setahun lagi kedepan...
Semoga ALLOH beri kesempatan kita dipertemukan dengan Romadlon dan lebaran tahun depan...!
HIJRAH....!
Dalam ensiklopedi muslim dijelaskan...
Bahwa akibat desakan kaum kafir Quraish terhadap Rosuulullooh dan ummat muslim yang masih sedikit kala itu..
Merasa terancam keselamatan jiwanya..
Maka atas perintah ALLOH..Rosuulullooh mengajak ummatnya hijrah/pindah ke lokasi baru demi untuk mengembangkan Islam dengan damai dan aman...dan tujuannya adalah kota Yatsrib / Madinah.
Dan benar saja...di kota ini Islam berkembang pesat membentuk sebuah peradaban baru yang fenomenal tentang sebuah ajaran agama yang meletakkan dasar ekonomi syariah sebagi bekal untuk mendukung peribadatan manusia kepada Pencipta yang berbasis pada kebersamaan dan keadilan.
Dalam dunia perbengkelan.....
Hampir dipastikan semua mekanik berkeinginan membangun sebuah bengkel dikota besar.
Dengan sebuah pertimbangan banyaknya populasi kendaraan dan kemudahan akses mendapat part dan alat bantu kerja bengkel.
Itu menjadi sebuah pemikiran yang rasional dan logis...!
Padahal disisi lain kota besar menyimpan potensi jenuh dalam persaingan sehingga mesti dicari solusi untuk meraih sebaik baik peluang.
Namun...dalam perkembangan dewasa ini...saya melakukan banyak direct visit ke berbagai kota di jawa tengah.
Dalam berbagai kesempatan berkunjung ke suatu kota, saya melakukan observasi ringan kepada beberapa pemilik mobil dengan plat nomor setempat.
Saya mengamati jumlah kendaraan dan membandingkan dengan jumlah bengkel yang nampak dikota itu dan juga melakukan observasi langsung pada owner mobil daerah setempat.
Mayoritas mereka mengeluhkan sulitnya mendapat layanan komprehensif di kota mereka tinggal.
Akhirnya mereka harus melakukan perjalanan cukup jauh untuk mencapai kota dimana mereka mendapat layanan perawatan dan perbaikan maksimal.
Sebagai contoh, pemilik xenia avanza rush terios kabupaten Wonosobo harus menempuh jarak 100 km ke Jogjakarta atau 125 km ke Semarang untuk mendapatkan layanan dealer.
Dikarenakan di kota itu belum ada bengkel yang mempunyai peralatan cukup dan bengkel yang dianggap mampu mengakomodasi kebutuhan mereka.
Ini menjadi peluang besar bagi kita untuk masuk sebagai pemain baru di kota tersebut.
Mayoritas mekanik selama ini menstigma bahwa kota kecil bukanlah lahan yang basah untuk ladang usaha bengkel.
Namun seiring perkembangan kemajuan ekonomi...stigma tersebut saya katakan salah besar untuk saat ini.
Pemerataan sistem ekonomi telah merambah hampir diseluruh lapisan perkotaan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia.
Lantas.....langkah langkah apa saja yang harus dipersiapkan bila anda tertarik untuk hijrah.
1. PEMETAAN POPULASI
Dari training manajemen R-4 beberapa waktu lalu. Salah satu langkah utama.pendirian bengkel disuaru tempat adalah PEMETAAN POPULASI.
Caranya....siapkan peralatan riding...lengkap..jangan lupa motornya juga hehehe.
Bawa bekal cukup ..akan lebih mengasyikkan bawa belahan jiwa menemani...hitung hitung nostalgia masa pacaran...
Kalau yang belum nikah tidak saya sarankan jalan berdua..karena bisa lain tujuan nanti hehehe....
Berdua berboncengan motor..berkeliling kota tersebut...lalu mulai masuk ke desa desa seputar kota...
Bawa pulpen...hitung populasi kendaraan di situ mulai xenia avanza rush terios inova yaris baleno corolla civic panther kijang pick up dll...
Bila anda mendapati lebih dari 100 unit. Maka itu sudah cukup menjadi gambaran peluang usaha disitu.
Asumsinya pada tahap awal anda membangun bengkel maka 40% dari data itu bisa masuk ke bengkel anda maka itu berarti rata2 harian sudahbketemu 1,5 unit mobil..
Jumlah yang sangat bagus untuk sebuah awalan.
Setidaknya jumlah itu sudah mampu menutup biaya operasional harian.
jauh lebih bagus dibanding saya mengawali MODENA 5 bulan pertama rata rata 20 sd 25 mobil / bulan.
Tapi keuletan dan kesabaran dalam 7 tahun kini menempatkan MODENA rata2 100 sd 125 unit/ bulan.
Anda yang memiliki bekal jauh lebih potensial dibanding MODENA kalau tidak berhasil.....
silahkan pulang kerumah ortu dan minta cangkul....kembali ke ladang..!
Selesai...!
2. SURVEY
a. Toko spare part
Langkah ini hampir sama dengan yang pertama. Hanya bedanya adalah obyeknya.
Lakukan survey terhadap toko penyedia part dan oli/aki.
Ini penting untuk anda mempercepat perkembangan bengkel.
Datangi toko dan ajak diskusi. Katakan dengan penuh keyakinan bahwa anda akan mendirikan sebuah bengkel potensial dan minta dukungan dari toko itu untuk kerjasama penjualan part dengan.meminta keringanan harga.
Saya yakin semua toko akan menerima dengan baik...tapi jangan lupa harus dimuati dg baik agar kelak kerjasama berjalan lancar.
Jangan sampai toko sudah mendukung...anda salah dalam.melaksanakan kewajiban yaitu lalai memenuhi kewajiban ke toko..alhasil ini menjadi penyebab rusaknya sistem kelola bengkel.
Berapa banyak saya dapati bengkel KO akibat lalai dalam kewajiban ini...setiap perlu part datangi toko..ambil barang...saat ditagih uang tak ada.
( Bahasan ini silahkan lihat serial2 sebelumnya bisa diakses diwww.otocare.net serial kewirausahaan)
Sinergi bengkel dengan toko part akan menjadikan usaha bisa berjalan maksimal.
Karena tanpa bantuan toko part jelas bengkel akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan kelengkapan kerja.
Puluhan merek mobil dan ratusan type mobil akan membuat kesulitan dalam kita memenuhi kebutuhan part tanpa adanya toko penyedia.
Jadi...networking disini menjadi bagian penting usaha.
b. Bubut, las, dinamo
Penting untuk kita menjalin kerjasama dengan bengkel las, bubut, dan dinamo.
Dimana mereka kita ajak bergandeng tangan satu sama lain untuk memberikan kontribusi untuk saling menguntungkan.
Kita bengkel, semakin lama semakin dikenal semakin ramai garapan semakin kita butuh banyak personil. Padahal jumlah karyawan eratbkaitannya dengan jumlah uang operasional.
Dengan kita menggandeng mereka maka kita diuntungkan. Pekerjaan.perlu pengelasan, pembubutan kita tak perlu inves alat las dan bubut.
Cukup bawa alat tersebut dan kita beri gambar yang kita maksud mereka dengan senang hati menggarap sampai selesai sementara kita menunggu barang jadi...kita bisa memegang pekerjaan lain.
Efektifitas meningkat hasil berlipat.
c. Publikasi.
Langkah berikutnya tentu publikasi untuk memberitahukan kepada khalayak sasaran tentang keberadaan udaha kita.
Bisa dengan iklan, pamflet, selebaran.
Kemenangan dikota kecil..dengan lingkup area lebih kecil akan mudah dikenal.
Belum lagi...faktor kekeluargaan yang masih kental diantara mereka...biasanya mereka akan dengan senang hati mengenalkan usaha kita kepada rekan atau saudaranya. Maka keakuratan analisa, ketepatan penanganan akan menjadikan biaya servis lebih hemat dan ini menjadi sarana pendekatan yang mujarab.
Dan nantinya...keberadaan kita akan dengan mudah diketahui mereka dengan modal sedikit...publikasi selangit hehehe.
d. Kerjasama instansi.
Ini menjadi salah satu solusi jitu lainnya. Banyak yang berkomentar miringbsoal kerjasama dengan instansi ini, biasa terkait waktu pembayaran.
Sebenarnya bila kita tegas diawal maka sistem pembayaran bisa kita atasi dengan baik. Semua hanya beeawal pada bagaimana negosiasi awal kita.
e. Jadilah yang pertama
Dikota kecil, menjadi yang pertama adalah menjamin kunci sukses meraih pasar.
Nantinya keberlangsungan usaha akan ditentukan oleh sejauh mana kita mampu memanajemen usaha ini.
Dan diera sistem.injeksi, maka bengkel injeksi akan.lebih mengena di mata mereka dan ini menjadi senjata kita memenangi pasar.
Tentu bekal pembelajaran dari berbagai training injeksi dari berbagai sumber dan dukungan sahabat sahabat jago injeksi yang siap membantu kita jelas sebagai sebuah bekal mantab menuju harapan.
"Tapi disana sudah ada bengkel injeksi lebih dulu mas...?"
Ho ho....tenang...jangan panik...! Ada aqua...?
Bukan mekanik kalau gak berani menerima tantangan.
Bila sudah ada yang lebih dulu dari kit, maka....
f. Jadilah yang terbaik.
Bawa teknologi yang lebih baik dari yang sudah ada.
Maka bekali diri dengan penguasaan sistem injeksi yang cukup. Juga perbanyak buku referensi manual book...cuma modal flash drive beres.
Dan perbanyak jaringan dengan kawan2 ahli injeksi untuk saling berbagi.
Jangan lupa unsur timbal balik berani meminta harus berani memberi.
Jangan sampai hanya menuntut kawan membantu saat dimintai tolong eh diam saja....
Nanti waktu yang menjawab....jalin kebersamaan untuk mengantisipasi keterbatasan kemampuan kita.
C. GOOD LOOKING
Kelemahan orang Indonesia utamanya kota kecil adalah mudahnyabtertarik pada penampilan.
Penting sekali nantinya mengalokasikan dana untuk memoles penampilan bengkel kita agar nampak eye cacthing...
Dimanapun itu penampilan akan menggiring persepsi positif.....
Bila kita mampu mengolah tempat dengan baik tentu akan melayani dan memperbaiki serta merawat kendaraan konsumen dengan baik.
Looking good....working good...!
Hemm...tak.terasa mentari sudah tinggi...
Kita akhiri sampai disini ya...semoga lain waktu bisa disambung kembali.
Tetap optimis memandang masa depan....taatlah pada agama kalian ..jalani dengan benar...sayangi istri dan anakmu...dan rizqibakan menghampirimu
Selamat berjuang kawan...salam terindah dari Jogja.
Thanks to Mr Mohamad Anthon Subekhi for inspiration...
Thanks to Mr. Joko Endarwanto as a founder FKMOI

Top of Form
Mohamad Anthon Subekhi Rubrik yg luar biasa...ditulis dengan bahasa yg mudah dicerna oleh setiap orang. Sangat runtut dalam menjabarkannya. Semoga modena selalu menjadi inspirasi banyak orang....salam sukses

Prioritas Jaya Ac Luar biasa..menunjukan kalau berpendidikan..tinggi..!

Khozin Natul Asror Sidiq Aamiin yaarobbal'aalamiin..semua juga berawal dari bimbingan sahabat2 disini termasuk.om Mohamad Anthon Subekhiutamanya...
Hanya sekedar berbagi apa yang saya bisa om Prioritas Jaya Acheheh...semoga bermanfaat..!

Charesteas Zulfadly Tempat training injeksi yang bagus di mana mas apa bengkel sampean menyediakan juga

Khozin Natul Asror Sidiq Insyaallah nanti seusai agustus Persatuan Bengkel Mobil Jogjakarta akan mengadakan training berkala...
Tunggu saja jadwalnya.
Untuk tahap pertama sudah full booked mas Charesteas Zulfadly

Charesteas Zulfadly Besok kalo ada saya minta kabarnya mas yaa soal nya saya sudah ketinggalan terlalu jauh padahal kemarin sudah ikut training di vedc malang tapi kurang puas

Khozin Natul Asror Sidiq Insyaallah siap mas Charesteas Zulfadly
Ini sedang persiapan modul dan paket terbaik untuk penyampaian sederhana agar tepat sasaran untuk pemula

Arris Koeli Ac Mobil Para guru saling bertukar ilmu ..istimewa tenan
Langkah menjadi setengah terbang
Ketika beban tak lagi diemban sendiri 
Charesteas Zulfadly Oke terima kasih mas Khozin Natul Asror Sidiq saya tunggu berita selanjutnya saya dari banyuwangi mas jatim

Khozin Natul Asror Sidiq Tak lupa...terimakasih juga om Arris Koeli Ac Mobilatas banyak masukan dan saran membangun...hingga rubrik ini.dapat menyentuh edisi 10...
Big thanks for my brother Otosolusi Bms, om Dwi Prasetyo Jipi, om Mohamad Anthon Subekhi, mas Joko Endarwanto om Tanto Toseng om Pardison Sonkak Jagad Singo yang secara kontinyu memberikan masukan positif dalam.pengembangan dunia perbengkelan

Khozin Natul Asror Sidiq Thanks a lot bang Otosolusi Bms bravo BMS AutonetworkingLihat Terjemahan

Yohanes Yan kalo ada training buka bengkel aku ikutan om....

Khozin Natul Asror Sidiq Tenang om Yohanes Yan ntar aku bisikin langsung ya hehehe


Eko Pras Mantaps... Warabiayasa mas Khozin Natul Asror Sidiq ...

Khozin Natul Asror Sidiq Hehehe...disimak ya mas Eko Pras

Bengkel Mobil Kholik MAntaB....S



Khozin Natul Asror Sidiq Tulisannya alat mas Muhammad Nur Kholikhehehe...salam semangat


Khozin Natul Asror Sidiq Tinggal di scan mas Muhammad Nur Kholikhehehe

Bengkel Mobil Kholik Biasa bos Khozin Natul Asror Sidiq
Baru punya scan
Jadi ada mobil masuk dicolok semua...Lihat Selengkapnya

Khozin Natul Asror Sidiq Itu manfaat scan mas Muhammad Nur Kholik selain pekerjaan nampak profesional....jasa juga bisa dikerek lebih baik...

Bengkel Mobil Kholik Dulu pakai cara yg ginian sebelum pake scaner
Bengkel Mobil Kholik Habis waktu buat catat kedip lampu engine

Khozin Natul Asror Sidiq Semua berawal dari situ mas Muhammad Nur Kholik
Dan sekarang proses berjalan indah...dan tambah nikmat to....?



Bottom of Form


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money